Breaking News:

Berita Denpasar

Sejak Tahun 2020, 14.783 Pekerja di Denpasar Telah Di-PHK dan Dirumahkan

Pemerintah kembali akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Net
Ilustrasi PHK - Sejak Tahun 2020, 14.783 Pekerja di Denpasar Telah Di-PHK dan Dirumahkan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pemerintah kembali akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan ini berupa subsidi upah atau gaji untuk mereka yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dirumahkan, maupun pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, skema penyaluran bantuan subsidi upah bagi pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja atau dirumahkan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu masih dibahas.

Baca juga: Soal Stok Oksigen Habis, Ini Tanggapan Dirut RSUP Sanglah Denpasar

Rencananya, subsidi upah yang akan diberikan sebesar Rp1,2 juta. Jumlah itu akan disalurkan dalam sekali penyaluran.

Terkait hal tersebut Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar belum menerima informasi tersebut.

"Kami belum dapat informasi dari pusat. Mungkin masih dalam tahap perumusan," kata Sekretaris Disnaker Kota Denpasar, Made Widiyasa saat dihubungi Kamis, 22 Juli 2021.

Baca juga: Korban Laka Lantas Terpaksa Dirawat di Rumah, Sejumlah UGD RS di Denpasar Sempat Penuh

Sehingga pihaknya masih menunggu informasi dari pusat terkait hal ini.

Walaupun demikian, pihaknya sudah memiliki data pekerja yang dirumahkan maupun kena PHK.

Untuk tahun 2020 lalu tercatat sebanyak 1.728 pekerja di Denpasar yang di PHK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved