Hari Anak Nasional, AHY Ajak Orangtua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak-anak dari Covid-19
Hingga hari ini, terdapat sekitar 380.000 anak-anak berusia 0-18 tahun atau setara dengan 12,8 persen dari total kasus nasional yang terinfeksi Covid-
Penulis: Ragil Armando | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus Covid-19 di Indonesia belum juga mereda.
Hingga hari ini, terdapat sekitar 380.000 anak-anak berusia 0-18 tahun atau setara dengan 12,8 persen dari total kasus nasional yang terinfeksi Covid-19.
Persentase ini bahkan lebih tinggi daripada kasus yang dialami lansia.
Bertepatan dengan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2021, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak para orangtua menjadi garda terdepan untuk melindungi anak-anak dari virus Covid-19.
Baca juga: 12 Ribu Ibu Hamil di Kota Denpasar Akan Divaksinasi Covid-19, Aturan Akan Lebih Ketat Dan Steril
“Sebagai orang tua, kita harus menjadi garda terdepan untuk melindungi anak-anak kita. Dari berbagai studi riset yang dilakukan, dinyatakan bahwa kewaspadaan kita sebagai orang tua menjadi faktor utama dari penyebab risiko anak-anak terpapar Covid-19, khususnya, bagi teman-teman yang masih harus bekerja di luar rumah,” ujar AHY dalam keterangan persnya yang diterima Tribun Bali, Sabtu 24 Juli 2024 pagi.
Ia juga mengajak para orang tua agar lebih disiplin mendidik dan melaksanakan protokol kesehatan kepada anak-anak.
Dirinya juga menyebut bahwa mendidik anak di masa pandemi memiliki tantangan yang cukup berarti, salah satunya adalah kebosanan anak dalam melakukan belajar daring.
Baca juga: Wali Kota Denpasar Jaya Negara Ingatkan Satgas Covid-19 Bekerja Taktis dan Tanggap
Pun begitu, hal ini menurutnya merupakan pilihan terbaik di masa darurat pandemi yang kian hari kian mengganas tersebut.
“Kita juga harus mendidik anak untuk lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Jika tidak dalam kondisi darurat, sebaiknya anak-anak tetap di rumah saja."
"Tentu ini semua bukanlah hal yang mudah. Ada rasa bosan yang terus menghantui anak-anak kita sejak awal pandemi di tahun lalu."
"Belum lagi persoalan sekolah online yang juga menyisakan banyak tantangan. Tapi kini kita tidak punya begitu banyak pilihan,” tutur AHY.
Baca juga: 1,5 Juta Anak Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19
Terakhir AHY juga menyampaikan semangat kepada seluruh orang tua dan doa kepada seluruh anak-anak di Indonesia.
“Tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa."
"Apalagi nyawa anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi dan jaga. Tetap semangat untuk para orang tua dimanapun berada. Tetap sehat dan bahagia untuk anak-anak Indonesia,” tutup AHY. (*)
Berita lainnya di Corona di Bali