Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Sebaran Covid-19 di Bangli Tembus 3000 Kasus

Sebaran virus corona di Bangli dalam beberapa hari terakhir menunjukkan penambahan yang cukup tinggi.

Tayang:
Istimewa
Petugas kesehatan saat melakukan tracing kontak erat di wilayah Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, Bali, Jumat 23 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sebaran virus corona di Bangli dalam beberapa hari terakhir menunjukkan penambahan yang cukup tinggi.

Tingginya penambahan kasus pun masih terjadi hingga Jumat 23 Juli 2021, di mana terdapat penambahan sebanyak 41 kasus.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa membenarkan hal tersebut.

Namun ia menerangkan jika penambahan 41 kasus tersebut menyebar di berbagai desa.

Baca juga: Pemkab Bangli Salurkan 7 Ribu Paket Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

"Yang paling banyak dari Langgahan, Kintamani yakni 14 orang. Lainnya dari Desa Peninjoan, Tembuku sebanyak enam orang, dan Kelurahan Cempaga, Bangli sebanyak empat orang. Sisanya menyebar ke berbagai desa," ujarnya.

Dirgayusa menjelaskan, tingginya jumlah warga Bangli yang terkonfirmasi dalam beberapa hari terakhir, lantaran pihak satgas ditarget sample tracing kontak erat sebanyak 493 orang per hari.

Oleh sebab itu masing-masing kasus terkonfirmasi positif, wajib diambil sample tracing 20 orang.

"Jadi peluang kasusnya tinggi ya dari target tracing yang ditingkatkan ini," katanya.

Baca juga: Diduga Larikan Gadis di Bawah Umur, Pemuda Asal Kintamani Bangli Dilaporkan ke Polisi

Tujuan peningkatan sample tracing, imbuh Dirgayusa, untuk mengetahui sebaran virus corona di suatu daerah.

Di samping itu, untuk menyisir potensi sebaran virus corona dari satu kasus di suatu wilayah.

Dirgayusa juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu cemas dengan tingginya penambahan kasus dalam beberapa hari terakhir ini.

"Karena warga yang merupakan OTG, bisa dengan cepat diisolasi. Sehingga tidak menjadi carier, bagi warga lainnya," jelas dia.

Baca juga: Ruang Isolasi ICU Pasien Covid-19 RSU Bangli Penuh,Kini Terjadi Peningkatan Kebutuhan Tabung Oksigen

Dari penambahan 41 kasus hari ini, lanjut Dirgayusa, 36 orang menjalani isolasi mandiri.

Sementara sisanya menjalani perawatan di RSUP Sanglah, RS BMC Bangli, RSU Bangli, dan RS Payangan, Gianyar.

Mantan Camat Kintamani itu juga mengungkapkan jika secara akumulasi, jumlah kasus covid-19 di Bangli tembus 3000 kasus.

"Secara total jumlah kasusnya sebanyak 3023 kasus, dengan jumlah yang masih dirawat sebanyak 305 orang, sudah dalam keadaan sembuh sebanyak 2589 orang dan meninggal 129 orang," tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved