Berita Karangasem

Minim Jaringan Telekomunikasi, 210 Titik di Karangasem Masuk Zona Blank Spot

Ratusan titik di Karangasem masuk dalam zona blank spot alias minimnya jaringan telekomunikasi.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Bupati Karangasem, Gede Dana didampingi Wakil Bupati menerima audiensi investor penyedia jaringan telekomunikasi, Rabu 7 Juli 2021 - Bupati Ajak Investor Bangun Karangasem Bersama, Arahkan Penyedia Jaringan Membangun di Blank Spot 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Ratusan titik di Karangasem masuk dalam zona blank spot alias minimnya jaringan telekomunikasi.

Daerah blank spot tersebar di 8 Kecamatan di Karangasem.

Yakni di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bebandem, Manggis, Kubu, Selat, Abang, serta Kecamatan Sidemen.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Diskominfo Karangasem, Komang Daging, menjelaskan kecamatan yang daerahnya paling banyak blank spot yakni Kecamatan Kubu 54 titik, Selat 51 titik, Abang 16 titik, Rendang 19 titik, dan Kecamatan Karangasem  mencapai 35 titik.

Baca juga: Bed Pasien Covid-19 di Karangasem Masih Terkendali

"Untuk Kecamatan Manggis sebanyak 17 titik, Kecamatan Bebandem 15 titik, serta Kecamatan Sidemen 3  titik," ungkap Komang Daging, Minggu 25 Juli 2021.

Daerah dinyatakan blank spot karena tak ada jaringan telekomunikasi yang berada di daerah pelosok dan perbukitan.

Selain itu juga karena daerahnya berdekatan dengan pegunungan berserta rerimbunan pepohonan.

Sehingga daerah tersebut minim sinyal. Masyarakat sekitar kesulitan melakukan berkomunikasi. Seperti daerah di dekat area Gunung Agung di Kecamatan Kubu.

Baca juga: PPKM Darurat, Tiga Pasar Hewan di Karangasem Mulai Dibuka, Sutrisna: Semoga Tak Ada Penyebaran Covid

"Titik yang mengalami blank spot besar kemungkinan karena minimnya provider atau karena faktor geografis (alam). Seperti terhalang bebukitan, pepohonan, atau  bangunan."

"Diskominfo hanya bisa dorong pengusaha membangun provider di sekitar daerah blank spot," harap Komang Daging.

Ditambahkan, pihaknya juga telah bersurat dengan pemerintah pusat terkait kondisi di Karangasem.

Harapannya  agar pusat bisa mengarahkan ke pengusaha jaringan telekomunikasi untuk membangun provider di daerah blank spot.

"Ini adalah wewenang pusat. Semoga bisa didorong," harapnya.

Baca juga: Tabrak Truk Parkir di Jalan Raya Abang-Amlapura Karangasem, Nyawa Gede Rasparwata Tak Tertolong

Untuk diketahui, warga yang berada di daerah zona blank spot berharap pemerintah segera memasang jaringan telekomunikasi.

Dengan harapan daerah tersebut bisa mendapat jaringan internet untuk komunikasi.

Seperti beberapa daerah di Kecamatan Kubu bagian atas, dan Kecamatan Selat bagian atas.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Karangasem Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Lebih Disiplin Prokes

Saat ini sudah ada 138 tower telekomunikasi yang berdiri di Kabupaten Karangasem.

Jumlah itu tersebar di delapan Kecamatan. Dari jumlah itu, sebanyak 126 di antaranya tercatat telah mengantongi izin yang lengkap. Sedangkan sisanya, 12 tower belum mengantongi izin yang lengkap. (*)

Berita lainnya di Berita Karangasem

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved