Berita Karangasem
Bed Pasien Covid-19 di Karangasem Masih Terkendali
Bed (tempat tidur untuk perawatan pasien) terkonfirmasi COVID - 19 di Karangasem masih terkendali.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Bed (tempat tidur untuk perawatan pasien) terkonfirmasi COVID - 19 di Karangasem masih terkendali.
Data satuan tugas (Satgas) Penangganan COVID-19 di Karangasem, Sabtu 24 Juli 2021 pagi, seekitar 78 bed masih tersisa alias kosong.
Rinciannya yakni sisa bed di RSUD Karangasem sekitar 15, RS Swasta 19 bed, serta SKB Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem teersisa 44 bed.
Baca juga: PPKM Darurat, Tiga Pasar Hewan di Karangasem Mulai Dibuka, Sutrisna: Semoga Tak Ada Penyebaran Covid
Koordinator Bid. Kesehatan Satgas Penangganan COVID -19 di Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengungkapkan, bed yang sudah terpakai hampir mencapai ratusan unit.
Bed di RSUD Karangasem yang terpakai sebanyak 68 orang, RS Swasta 61 orang, SKB Jasri 16 orang.
Pria yang juga jabat Kepala Dinas Kesehatan Karangasem menjelaskan, kasus COVID - 19 mengalami peningkatan Sabtu 24 Juli 2021, temuan kasus COVID di Kabupaten Karangasem sebanyak 23 kasus.
Tersebar di 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Abang, Sidemen, Bebandem, dan Karangasem.
Baca juga: Perpanjangan PPKM Perparah Ekonomi, Pengelola Taman Soekasada Karangasem Tak Bisa Bayar Gaji
"Jumlah kasus konfirmasi di Karangasem semua mnjadi 2.313 kasus. Di mana 2.195 kasus merupakan transmisi lokal atau 94.90 peersen, serta 26 kasus atau 1,12 persen mrupakan pelaku perjalanan luar negeri. Sedangkan 92 kasus dalam negeri,"kata Gusti Pertama, Minggu 25 Juli 2021.
Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh meningkat tiap harinya. Sampai Sabtu 24 Juli 2021, pasien yang sembuh sebanyak 1.996 kasus atau 85 persen.
Baca juga: Calon Pengantin Tewas Kecelakaan, Tabrak Truk Parkir di Pinggir Jalan Raya Abang-Amlapura Karangasem
Dalam perawatan sebanyak 239 kasus atau 10.20 persen sedangkan sisanya 111 kasus meninggal dunia.
"Berdasarkan data maka terdapat 78 Desa / Kelurahan yang sudah pernah ada kasus terkonfirmasi positif COVID. Terbanyak yakni kasus transmisi lokal. Sekarang kasus yang maasih perawatan teersebar di sekitar 57 desa/kelurahan,"jelas Gusti Pertama.
Baca juga: Dinas Pertanian Karangasem Turunkan 14 Petugas Pantau Penyembelihan Hewan Kurban
Pihaknya mengimbau ke seluruh masyarakat agar selalu tetap disiplin untuk menekan penyebaran.
Di antaranya memakai masker yang benar, cuci tangan dengan air dan sabun, jaga jarak minimal 1 meter (physical/social distancing), dan terpenting berprilaku hidup yang bersih serta sehat.
"Berperilaku hidup bersih dan sehat. Seperti olahraga teratur, rutin mengecek kesehatan, mengkonsumsi vitamin setiap hari, istirahat cukup, berserta diet yang bwrseimbang,"himbau I Gusti Bagus Pertama, pejabt asl dari Sidemen. (*)
Berita lainnya di Berita Karangasem
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-kasus-sembuh.jpg)