Berita Badung
PPKM Level 4 Akan Segara Berakhir, Polres Badung Tetap Berikan Bantuan Sembako
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir pada Senin 2 Agustus 2021 ini.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir pada Senin 2 Agustus 2021 ini.
Kendati demikian Polres Badung tetap akan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.
Bakan kini Polres Badung yang dipimpin Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi SIK kembali membagikan ribuan sembako yang diberikan secara langsung kepada masing-masih kapolsek yang ada.
Baca juga: Pantau Pembagian BLT di 3 Kecamatan, Bupati Badung Sosialisasikan Pencairan dengan Sistem QR-Code
Diharapkan kapolsek dan Jajaran bisa menyalurkan ke masyarakat yang sangat membutuhkan.
"Kami berharap bantuan ini bisa mengurangi beban masyarakat atas mewabahnya Covid -19 yang hingga kini masih mengalami lonjakan," ujar Kata Kapolres AKBP Roby Septiadi, SIK seusai memberikan sembako kepada kapolsek-kapolsek.
Orang nomor satu di Polres Badung itu mengatakan kesulitan ekonomi dalam menjaga keselamatan masyarakat menjadi prioritas pelayanan Polri kepada masyarakat.
Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Badung Akan Tambah Petugas Tracing dan Testing
Sehingga Polri tetap bisa bersinergitas dan menekan kasus pandemi covid-19 ini.
Terkait dengan penanganan covid -19 pada PPKM Level ke 4 ini, pihaknya akan tetap pada pelayanan Kamtibmas dan kesehatan masyarakat melalui Patroli, Yustisi PPKM level 4 dan pemantauan terhadap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap Prokes.
"Kita harus bijak, jangan mudah memberi sanksi, penanganan kemanusiaan harus dengan hati," tuturnya
Baca juga: Jelang Akhir PPKM Level 4, Ruang Perawatan RSD Mangusada Badung Kini Overload Pasien Covid-19
Dirinya berharap Bhabinkamtibmas bisa membantu dalam penyaluran sembako tersebut. Pasalnya bhabinkamtibmas dan aparat desa terkait tau akan betul situasi dan kondisi masyarakat di wilayahnya masing- masing.
"Pembagiannya kami upayakan semaksimal mungkin tidak membuat kerumunan yaitu dengan cara "door to door" langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan," tambahnya. (*)
Berita lainnya di Berita Badung