Breaking News:

Berita Jembrana

Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Terpadu di Jembrana, JPU Tuntut Ketut Wisada 6 Tahun Penjara

Tuntutan ini diketahui, usai dilakukan sidang secara virtual di Kejaksaan Negeri Jembrana dengan Hakim dari Pengadilan Tipidkor Denpasar

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
kolase tribun bali
ilustrasi korupsi. Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Terpadu di Jembrana, JPU Tuntut Ketut Wisada 6 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kasus dugaan korupsi pengadaan sapi terpadu yang mengendap hingga empat tahun, akhirnya memasuki babak tuntutan.

Dalam tuntutan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jembrana menuntut terdakwa, mantan Kabid Bidang Pertanian I Ketut Wisada dengan enam tahun kurungan penjara.

Tuntutan ini diketahui, usai dilakukan sidang secara virtual di Kejaksaan Negeri Jembrana dengan Hakim dari Pengadilan Tipidkor Denpasar.

Jaksa penuntut umum dari Kejari Jembrana I Wayan Yuda Satria. Sedangkan terdakwa dan kuasa hukumnya dari rumah tahanan negara (Rutan) kelas II B Negara.

Baca juga: Masuki Musim Penghujan, Jembrana Gelar Fogging untuk Tangkal DBD

Kasipidsus Kejari Jembrana, I Gusti Ngurah Arya Surya Diatmika menyatakan, berkas tuntutan dengan masa hukuman enam tahun penjara itu dilakukan sesuai dengan bukti bahwa terdakwa melanggar tindak pidana sesuai pasal pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 31 tahun 1999.

Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hal yang memberatkan terdakwa ialah karena terdakwa telah menyebabkan kerugian negara.

“Tuntutan sudah sesuai, karena menyebabkan adanya kerugian kepada negara,” ucapnya Kamis 5 Agustus 2021 sore hari.

Sedangkan terkait tuntutan sendiri, terdakwa mengaku tuntutan terlalu berat. Kemudian mengajukan pembelaan.

Sebab, selain kurungan enam tahun penjara terdakwa juga dituntut dengan denda sebesar Rp 250 juta, apabila tidak membayar denda maka diganti dengan kurungan selama 6 bulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved