Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Gianyar Tambah Utang Rp 343 Miliar, Ketua DPRD: Ini Membantu Perguliran Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Gianyar berutang Rp 343 miliar pada PT Sarana Multi Infrastruktur

Istimewa/Pemkab Gianyar
Suasana sebelum penandatanganan pinjaman uang ke PT SMI secara virtual, Rabu 4 Agustus 2021. Tampak dalam foto, Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Ketua DPRD Gianyar, Wayan Tagel Winarta dan pejabat lainnya. 

“Dana pinjaman itu, nantinya akan digunakan untuk sejumlah hal. Diantaranya, melanjutkan pembangunan di RSU Payangan, membangun jembatan. Dengan adanya pembangunan, otomatis, pedagang lokal, penjual batu, pasir, mereka bisa merasakan. Kegunaan lainnya adalah untuk pendidikan dan bidang lainnya,” jelasnya.

Hal lain yang membuat pihaknya mendukung pinjaman tersebut adalah sistem angsurannya.

Sebab angsuran utang baru akan ditagih setelah dua tahun berjalan.

Sementara tenornya selama delapan tahun.

“Untuk dua tahun terakhir, tidak bayar. Selanjutnya bayar sampai delapan tahun ke depan. Banyak kabupaten mengusulkan. Namun PT SMI selektif. Gianyar karena terdampak besar, maka dipercayakan ke Gianyar, dengan harapan pembangunan bisa dilaksanakan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa rancangan pendapatan daerah Kabupaten Gianyar menurun akibat pandemi.

Hal itu dibahas pihak eksklusif dan legislatif Kabupaten Gianyar dalam sidang paripurna Pengantar Kebijakan Umum Anggara (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022, Senin 26 Juli 2021 lalu.

Dalam rancangannya, Pemkab Gianyar tidak seperti biasanya.

Dimana sebelumnya, Pendapatan Daerah selalu dipasang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Kini mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19, yang menyebabkan pendapatan dari sektor yang selama ini menjadi tulang punggung Gianyar, saat ini tidak bisa diandalkan.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Pendapatan Daerah Gianyar tahun 2022 hanya dirancang Rp 1,9 triliun.

Padahal pada tahun 2021 ini, Pendapatan Daerah dirancang Rp 2 triliun.

Dari target tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2022 hanya dirancang Rp 779 miliar lebih.

Sementara target PAD tahun ini dirancang Rp 871 miliar lebih. Dari rancangan pendapatan daerah 2022 yang disampaikan melalui rapat online, diketahui saat ini Pemkab Gianyar sangat bergantung pada pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan pendapatan anyar daerah sebesar Rp 2,1 triliun lebih.

Baca juga: Gianyar Akan Kembali Tambah Lampu Hias Dengan Anggaran Sebesar Rp12,8 Miliar

Padahal di tahun 2021 ini, Pemkab Gianyar hanya merancang Rp 1 triliun.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved