Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

PMI Gianyar Bantah Kewalahan Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Di lingkungan Kabupaten Gianyar tersebar informasi saat ini ambulans jenazah Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar kewalahan menangani jenazah pasien

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Ni Made Ratnadi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Di lingkungan Kabupaten Gianyar tersebar informasi saat ini ambulans jenazah Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar kewalahan menangani jenazah pasien covid-19.

Hal tersebut pun telah ditelusuri oleh Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Ni Made Ratnadi, yang juga Ketua PMI Gianyar.

Hasilnya, Ratnadi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Kepada wartawan, Kamis 5 Agustus 2021, politikus PDIP asal Blahbatuh tersebut mengaku terkejut mendengar adanya informasi di masyarakat bahwa ambulans PMI kewalahan menangani pasien covid-19.

Baca juga: Pemkab Gianyar Akan Melakukan Penambahan Lampu, Anggaran yang Disiapkan Rp 12,8 Miliar

Dia menegaskan hal tersebut tidak benar.

"Mungkin yang dilihat itu, adalah pas hari baik upacara ngaben yang berlangsung waktu ini. Waktu itu memang ambulans kita banyak mengirim jenazah untuk dikremasi. Namun itu bukan pasien covid-19 semata, tapi sebagian besar pasien umum," ujarnya. 

Ratnadi menjelaskan, petugas ambulans jenazah PMI Gianyar dalam menjalankan tugas, memang selalu dilengkapi alat pelindung diri (APD).

APD itu selalu dipakai setiap mengantarkan jenazah. Baik jenazah pasien biasa sekalipun.

Baca juga: Gianyar Tambah Utang Rp 343 Miliar, Ketua DPRD: Ini Membantu Perguliran Ekonomi

"Jadi, kalau melihat petugas ambulans jenazah pakai APD, bukan berarti orang yang dikremasi atau dimakamkan itu terpapar covid-19. Itu untuk pelindung diri saja, waspada jika di tempat tersebut ada yang positif covid-19," tandasnya.

Ratnadi menegaskan, penanganan pasien covid-19 di Kabupaten Gianyar sangat baik. Hal itu berdasarkan pengalamannya sendiri.

Di mana beberapa pekan lalu, Ratnadi sendiri sempat terpapar covid-19, dan dirawat di RSUD Sanjiwani selama tujuh hari enam malam.

Meskipun saat ini ia telah sembuh dan bisa kembali bekerja seperti biasa, ia tidak ingin terpapar lagi.

Sebab penyakit yang ditimbulkan covid-19 sangat menyiksa. 

Baca juga: Gianyar Akan Kembali Tambah Lampu Hias Dengan Anggaran Sebesar Rp12,8 Miliar

"Saat sakit covid, di samping menyerang imun, dia akan menyerang psikologis."

"Tidak bisa tidur selama 24 jam, dan itu saya alami sampai 3 hari."

"Selain itu, tubuh lemah. Syukur saya sudah vaksin 2 kali. Jadi ada kekebalan tubuh. Kalau tidak ada vaksin, mungkin kondisi jauh lebih parah," ujarnya.

Ratnadi pun membagikan tips untuk masyarakat yang dalam perawatan covid-19. Yakni, harus makan banyak, namun tidak boleh makan banyak nasi.

Baca juga: Menjelang Berakhirnya PPKM Level 4, RSUD Sanjiwani Gianyar Masih Kewalahan Tangani Pasien Covid-19

Sebab dalam nasi terdapat banyak karbohidrat dan gula. Di mana zat tersebut justru menyebabkan virus covid-19 di dalam tubuh semakin kuat. 

"Harus banyak makan, tapi tidak boleh banyak makan nasi. Perbanyak makan protein seperti telur. Dan vitamin d, e dan c. Virus itu akan hidup pada korbohidrat dan gula yang terkandung dalam nasi. Kalau bisa, ganti nasi pakai kentang. Karena karbohidrat dalam kentang itu sedikit," ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakannya, Ratnadi menyampaikan terimakasih pada tenaga kesehatan di RSUD Sanjiwani, yang  saat ia dirawat di sana, mereka benar-benar memberikan pelayanan yang luar biasa pada setiap pasien.

Baca juga: Menjelang Berakhirnya PPKM Level 4, RSUD Sanjiwani Gianyar Masih Kewalahan Tangani Pasien Covid-19

"Saya melihat luar biasa pelayanannya. Mereka berjuang sekali. Kasihan mereka, benar-benar berjuang. Mereka harapan kita. Mereka sehat. Makanya saya sangat setuju dengan adanya vaksin ketiga pada nakes," ujarnya.

Setelah berhasil sembuh dan tidak lagi mengkonsumsi obat, Ratnadi pun saat ini melakukan terapi kopi campur arak.

" Ini dianjurkan setelah selesai minum obat. Kalau masih minum obat, jangan," tandasnya. (*) 

Berita lainnya di Berita Gianyar


 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved