Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Klungkung

Alami Kebocoran Plat Berdiameter 5 Cm, Docking KMP Nusa Jaya Abadi Dipercepat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Jaya Abadi yang dikelola Pemkab Klungkung, mengalami kebocoran pada bagian plat lunas kamar mesin.

Ist/Dishub Klungkung
Pengecekan kebocoran KMP Nusa Jaya Abadi belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Jaya Abadi yang dikelola Pemkab Klungkung, mengalami kebocoran pada bagian plat lunas kamar mesin.

Hal ini menyebabkan kapal yang melayani penyebrangan dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem ke Nusa Penida tersebut tidak beroperasi sejak, Rabu 28 Juli 2021 lalu.

Bahkan docking kapal rencananya akan dipercepat menjadi awal September mendatang.

Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Klungkung I Komang Sudiarta menjelaskan, KMP Nusa Jaya Abadi diketahui mengalami kebocoran pada bagian plat lunas kamar mesin. 

Baca juga: Pura Tirta Suci Klungkung Hancur Tertimbun Longsor, Pengempon Mohon Bantuan Pemerintah Perbaiki Pura

Diameter kebocoran sekitar 5 cm, dan diperkirakan disebabkan oleh  pengeroposan pada plat lunas bawah dan penipisan plat. 

Kebocoran itu sebenarnya sudah berupaya ditangani, dengan melakukan proof menggunakan packing karet dan plat.

Namun berdasarkan hasil pengecekan Biro Klasifikasi (BKI), KMP Nusa Jaya Abadi diminta sementara tidak beroperasi.

" Biro Klasifikasi (BKI) sudang datang ke Nusa Penida mengecek kebocoran itu."

Baca juga: 5 Pecandu Narkoba Datangi BNNK Klungkung untuk Rehabilitasi,Alasannya Ingin Sehat Hingga Harga Mahal

"Dengan kondisi itu, KMP Nusa Jaya Abadi diminta untuk tidak beroperasi sementara demi keamanan dan keselamatan saat berlayar," ungkap Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Klungkung I Komang Sudiarta, Jumat 6 Agustus 2021.

Biro Klasifikasi juga mengeluarkan rekomendari agar dilakukan docking emergency untuk KMP Nusa Jaya Abadi.

Sehingga proses docking tahunan terhadap kapal plat merah itu harus dipercepat.

Dari yang rencananya dilakukan bulan Oktober 2021, dimajukan menjadi bulan September. Perbaikan harus dilakukan di galangan kapal, sementara saat ini  kapal masih berada di Nusa Penida.

Baca juga: Kodim 1610 Klungkung dan Polres Klungkung Salurkan Bantuan Sembako di Klungkung

" Karena kebocoran inilah kami harus percepat docking. Anggaran docking tahun ini Rp2,4 miliar," ungkap Sudiarta.

Menurutnya anggaran docking Rp2,4 miliar itu, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang berjumlah Rp1,9 miliar.

Namun anggaran Rp2,4 miliar itu belum mencukupi untuk dilakukan docking atau perbaikan secara mengeluruh.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved