Breaking News:

Berita Karangasem

Ribuan Pekerja di Karangasem Mengeluh Lantaran Tak Dimasukan Sebagai Penerima Bantuan Pemerintah

Ribuan tenaga pekerja di Karangasem, Bali mengeluh lantaran tak dimasukan sebagai  penerima bantuan pemerintah

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Thinkstocks/Fitriyantoandi via Kompas.com
Ilustrasi uang rupiah 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Ribuan tenaga pekerja di Karangasem, Bali mengeluh lantaran tak dimasukan sebagai  penerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji, upah bagi pekerja dan buruh dalam penanganan dampak Covid-19.

Terutama pekerja yang bergelut di sektor pariwisata di Kabupaten Karangasem, Bali.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant (PHRI) Cabang  Karangasem, Wayan Kariasa mengungkapkan, hampir semua pekerja sektor pariwisata mengeluhkan keputusan tersebut.

Bantuan tersebut dianggap dapat membantu di tengah pandemi Covid-19, mengingat perekonomian pekerja yang kondisinya terpuruk.

BACA JUGA: Sebagai Wujud Dukungan kepada Nakes, Sebanyak 3-4 Ribu Telur Direbus Setiap Harinya di Dapur Umum 

"Hampir sebagian besar pekerja pariwisata di Karangasem menanyakan bantuan tersebut. Tak hanya sektor pariwisata, pekerja sektor lain juga pasti menanyakan bantuan ini. Pekerja membutuhkan bantuan ini," kata I Wayan Kariasa, Jumat 6 Agustus siang hari.

Mantan Sekretaris PHRI Kabupaten Karangasem mengaku, perwakilan dari sektor pariwisata sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait bantuan tersebut.

Pihaknya  minta agar peraturan Kementerian Tenagakerja dilakukan peninjauan  kembali.

Harapannya agar  pekerja di Karangasem mendapat bantuan.

"Kita sudah koordinasi. Pemerintah daerah sudah menyampaikan ke Gubernur Bali. Informasi Gubernur sudah layangkan surat permohonan peninjauan kembali Peraturan Kementerian Ketenagakerjaan  Nomor 16 Tahun 2021 terkait bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah," jelas I Wayan Kariasa.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved