Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Kapolres Buleleng Pindahkan OTG ke Isoter, Andrian: Berpotensi Menularkan Virus ke Keluarganya

Sebanyak tujuh orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kecamatan Buleleng, Bali, dijemput oleh Kapolres Buleleng

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kapolres Buleleng saat memindahkan tujuh OTG ke tempat isolasi terpusat SMA Bali Mandara - Kapolres Buleleng Pindahkan OTG ke Isoter, Andrian: Berpotensi Menularkan Virus ke Keluarganya 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebanyak tujuh orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kecamatan Buleleng, Bali, dijemput oleh Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto.

Mereka dipindahkan dari rumah, untuk menjalani isolasi di tempat terpusat, yakni asrama SMA Bali Mandara.

Penjemputan dilakukan pada Sabtu malam.

Mereka dijemput dari rumahnya, untuk dipindahkan ke isolasi terpusat (isoter) yang sudah disediakan oleh Satgas.

Baca juga: RSUD Buleleng Tambah Delapan Bed untuk Pasien Covid

Sebelum melakulan pemindahan, perwira yang baru beberapa hari menjabat sebagai Kapolres Buleleng itu terlebih dahulu melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis kepada para pasien, agar bersedia menjalani isolasi di tempat terpusat.

Setelah para pasien bersedia, mereka kemudian diangkut menggunakan truk Dalmas Polres Buleleng, untuk dibawa ke asrama SMA Bali Mandara.

"Tujuh orang terkonfirmasi yang kami pindahkan ke isoter ini sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Pasien yang menjalani isoman berpotensi menularkan virus ke keluarganya. Sehingga untuk mencegah virus menular lebih luas, isolasi harus dilakukan di tempat terpusat. Selain itu pasien juga akan mendapatkan penanganan medis yang lebih baik, sehingga lebih cepat sembuh," jelasnya.

Sementara Sekda Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, sesuai intruksi Gubernur Bali, tidak ada lagi pasien OTG atau bergejala ringan yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Melainkan diwajibkan untuk menjalani isolasi di tempat terpusat.

Dari kasus aktif yang ada di Buleleng, kata Suyasa, 70 persen pasien sudah menjalani isolasi di tempat terpusat.

"Isoter yang kita miliki masih cukup untuk menampung OTG yang ada di Kecamatan Buleleng. Isoter yang kita miliki selain asrama Undiksha dan Bali Mandara, juga ada Kompi C milik TNI. Kami juga terus berupaya menambah isoter untuk OTG-GR, dengan menjajagi tempat-tempat yang bisa digunakan. Pangdam dan Kapolda kemarin mendukung kalau Mes Danramil digunakan," terangnya.

Di sisi lain, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng pada Minggu 8 Agustus 2021, terdapat penambahan 132 kasus baru terkonfirmasi.

Rinciannya Kecamatan Buleleng 58 orang, Kecamatan Banjar 17 orang, Kecamatan Busungbiu delapan orang, Kecamatan Gerokgak dua orang, Kecamatan Kubutambahan enam orang, Kecamatan Sawan 19 orang, Kecamatan Seririt lima orang, Kecamatan Sukasada 15 orang, dan Kecamatan Tejakula dua orang.

Baca juga: Disdikpora Buleleng Terima Bantuan DAK dari Pemerintah Pusat Sebesar Rp34.9 Miliar

Selain itu, terdapat pula penambahan lima kasus kematian dengan hasil swab test positif Covid.

Masing-masing asal Kecamatan Kubutambahan dua kasus, Kecamatan Buleleng satu kasus, Kecamatan Sukasada satu kasus, dan Kecamatan Seririt satu kasus.

Serta penambahan 163 pasien Covid yang telah dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, jumlah pasien yang masih dirawat saat ini berjumlah 1.220 orang. (*).

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved