Breaking News:

Berita Bali

Terkait Pengetatan Panca Yadnya di Bali,Umat Diwajibkan Jalani Swab Test Sebelum Pelaksanaan Upacara

Penyarikan Agung MDA Bali, Ketut Sumarta menjelaskan jika surat edaran tersebut sengaja dikeluarkan sebagai bagian untuk mencegah penyebaran Covid-19,

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali
Tangkapan layar surat edaran bersama PHDI dan MDA dengan Nomor 076/PHDI-Bali/VIII/2021 dan Nomor: 008/SE/MDA-ProvBali/VIII/2021. Terkait Pengetatan Panca Yadnya di Bali, Umat Diwajibkan Jalani Swab Test Sebelum Pelaksanaan Upacara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemerintah pusat resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM level 4 untuk Pulau Jawa - Bali.

Perpanjangan PPKM Level 4 itu sendiri dilakukan hingga 16 Agustus 2021 mendatang.

Keputusan itu sendiri diumumkan oleh Koordinator PPKM Darurat Pulau Jawa - Bali yang juga Menko Marinvest, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) melalui konferensi persnya, Senin 9 Agustus 2021 malam.

Terkait hal tersebut, Majelis Desa Adat (MDA) dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali kembali mengeluarkan surat edaran bersama terkait pelaksanaan tata upacara keagamaan di Bali masa pandemi Covid-19.

Baca juga: PHDI dan MDA Bali Imbau Umat Batasi Kegiatan Yadnya,Odalan Maksimal Diikuti 10 Orang & Tanpa Wawalen

Surat tersebut bernomor 076/PHDI-Bali/VIII/2021 dan nomor 008/SE/MDA-Prov Bali/VIIM2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Upacara Panca Yadnya Dalam Masa Gering Agung Covid-19 di Provinsi Bali pada Senin malam kemarin.

Saat dikonfirmasi, Penyarikan Agung MDA Bali, Ketut Sumarta menjelaskan jika surat edaran tersebut sengaja dikeluarkan sebagai bagian untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di klaster upacara keagamaan.

Apalagi, saat ini menurutnya penyebaran Covid-19 di Bali masih cukup tinggi dan munculnya varian baru yakni Delta justru semakin membuat peningkatan kasus baru.

“Tujuannya melindungi alam, krama, dan kebudayaan Bali agar tetap rajeg.  Sehingga tatanan kehidupan Krama Bali bisa cepat normal kembali. Selain itu meningkatkan kesadaran bahwa penanganan covid 19 merupakan tanggung jawab bersama, dan mempercepat pemutusan mata rantai penularan virus,” paparnya, Selasa 10 Agustus 2021.

Seperti diketahui, mengutip data dari Satgas Covid-19 Provinsi Bali pada Senin (9/8/2021), terkonfirmasi pasien positif Covid-19 sebanyak 1.018 orang dengan angka kesembuhan sebanyak 1.123 orang dan 40 pasien meninggal dunia.

Oleh sebab itu, pihaknya bersama PHDI Bali memutuskan untuk melakukan berbagai pembatasan-pembatasan dalam pelaksanaan upacara panca yadnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved