Berita Gianyar
Insentif Tagana Gianyar Belum Cair, Nilainya Rp 100 Ribu Per Bulan
Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Gianyar besutan Dinas Sosial Gianyar, memiliki peran penting dalam aksi kemasyarakatan.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Gianyar besutan Dinas Sosial Gianyar, memiliki peran penting dalam aksi kemasyarakatan.
Di mana mereka kerap ikut membantu dalam bencana besar.
Kali ini, mereka diperbantukan dalam kegiatan penyemprotan eco enzyme untuk memerangi virus Covid-19 di Kabupaten Gianyar, Bali.
Hanya saja, saat ini mereka 'ngayah'.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Harian di Denpasar Masih Tinggi, Rata-rata 30 Persennya Ber-KTP Non Denpasar
Sebab insentif atau disebut tali asih Rp 100 ribu per bulan, saat ini belum cair.
Kabib Perlindungan Sosial dan Bencana, Dinas Sosial Gianyar, Heni Sriwahyu, Rabu 11 Agustus 2021, membenarkan intensif kepada Tagana di Tahun 2021 belum cair.
Kata dia, intensif kepada Tagana tidak besar yakni Rp 100 ribu.
Adapun jumlah anggota Tagana yang terdaftar sebanyak 59 orang.
Namun yang aktif 35 orang.
Terkait intensif tali asih kepada Tagana, untuk Januari sampai Maret 2021 sudah diamprah.
"Yang terdaftar sesuai SK sebanyak 59 namun yang aktif sebanyak 35 anggota. Insentif yang diberikan itu Rp 100 ribu," ujarnya.
Dia menjelaskan, Tagana Gianyar didirikan tahun 2004 silam, tenaganya diturunkan untuk penanggulangan bencana.
Seperti sebelumnya membantu evakuasi bencana erupsi Gunung Agung, Karangasem.
Saat itu, mereka membantu dalam penyaluran bantuan kepada korban bencana alam.
Sementara, pada awal pandemi Covid-19, tenaga Tagana turun untuk membantu menjaga pasien yang terpapar Covid 19 di beberapa hotel tempat isolasi.
Baca juga: Jangan Sembunyikan, Wakil Ketua DPRD Gianyar: SE PHDI-MDA Harus Benar-benar Direalisasikan