Breaking News:

Berita Tabanan

Meski Termasuk PPKM Level 2, Disnaker Tabanan Perjuangkan BSU Mengalir ke Tabanan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan tengah berkoordinasi dengan Disnaker Provinsi Bali terkait bantuan subsidi upah (BSU) senilai Rp1 Juta

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
ilustrasi bantuan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan tengah berkoordinasi dengan Disnaker Provinsi Bali terkait bantuan subsidi upah (BSU) senilai Rp1 Juta untuk pekerja atau buruh yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Sebab, untuk Kabupaten Tabanan tak kebagian jatah tersebut lantaran menerapkan PPKM Level 2.

Untuk bantuan ini hanya disalurkan kepada pekerja di wilayah yang menerapkan PPKM Level 3 dan 4. 

Baca juga: 3 Kecamatan Masuk Zona Rawan Bencana, Banjir Berpotensi Terjadi di Seluruh Tabanan

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan, I Putu Santika, selain Kabupaten Tabanan ada juga kabupaten lainnya yakni Karangasem yang tak memperoleh kesempatan bantuan subsidi upah tersbeut. 

Pria yang juga Ketua PGRI Tabanan ini menjelaskan, mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tersebut Kabupaten Tabanan tak termasuk di dalamnya.

Baca juga: 1.309 Pelanggaran Terjadi Saat PPKM Berlangsung di Tabanan, Satpol PP Klaim Cafe Sudah Mulai Tertib

Sebab Tabanan menerapkan PPKM Level 2, dan yang memperoleh BSU adalah yang menerapkan PPKM Level 3 dan 4.

"Tabanan masuk PPKM Level 2 kalau mengacu intruksi yang pertama itu," kata Santika saat dikonfirmasi, Jumat 13 Agustus 2021.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Tabanan ini pun mengakui bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Disnaker Provinsi Bali untuk memperjuangkan bantuan subsidi upah tersebut bisa disalurkan ke Tabanan.

Dia berharap Tabanan bisa menjadi bagian sebagai penerima bantuan yang diperuntukan kepada pekerja atau buruh.

Baca juga: Mr Igor Ditemukan sedang Kelelahan, WN Rusia Tersesat Saat Mendaki Gunung Sang Hyang Tabanan

"Kami sudah berupaya berkoordinasi ke provinsi. Karena tentunya kami juga berharap memperoleh bantuan itu mengingat semua pekerja berharap demikian. Nilainya juga lumayan sekali Rp1 juta untuk dua bulan," jelasnya. 

Hanya saja, kata Santika, pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Pemprov Bali terkait permohonan tersebut. 

"Semoga saja hal ini bisa diperjuangkan. Sampai saat ini belum ada informasi atau perkembangan lebih lanjut namun kami tetap berharap apa yang disampaikan Pemprov Bali ke pusat sebelumnya bisa dimaklumi," harapnya. (*)

Berita lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved