Corona di Bali
Kadiskes Provinsi Bali Sebut Batasan Harga Tes PCR Rp700 hingga 900 Ribu
Harga Tes PCR di India telah turun menjadi 500 Rupee atau Rp96 ribu. Namun di Indonesia, harga Tes PCR masih menyentuh angka Rp900 ribu.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Harga Tes PCR di India telah turun menjadi 500 Rupee atau Rp96 ribu.
Namun di Indonesia, harga Tes PCR masih menyentuh angka Rp900 ribu.
Masih mahalnya harga Tes PCR di Indonesia tentunya menjadi sorotan dari berbagai pihak.
Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Bali I Ketut Suarjaya mengatakan, batas harga tes PCR di Bali senilai Rp700 ribu hingga Rp900 ribu.
Baca juga: Harga Tes PCR Maksimal Rp 550 Ribu, Jokowi Perintahkan Menkes Turunkan Tarif Tes PCR
Untuk tes PCR yang sesuai dengan ketentuan ini bisa diakses di RSUD Buleleng Rp800 ribu dan Bandara Ngurah Rai Rp900 ribu serta sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) lainnya.
"Rapid test Rp150-200 ribu, PCR Rp700-900 ribu," ungkapnya pada, Senin 16 Agustus 2021.
Sementara itu masih ada beberapa faskes seperti rumah sakit dan klinik swasta di Bali yang menawarkan harga PCR mandiri senilai Rp1,2 juta hingga Rp1,7 juta.
Baca juga: Jokowi Minta Harga Tes PCR Tidak Mahal, Tarifnya Rp 450.000-Rp 550.000
Harga tersebut merupakan harga paketan dan jaminan hasil tes lebih cepat keluar.
Untuk layanan di rumah sakit, terdapat paket PCR platinum dengan kisaran harga Rp1,75 juta.
Sedangkan hasil PCR akan keluar dalam kurun waktu 6 jam.
Paket silver mulai dari Rp1,2 juta dan hasil keluar hari berikutnya.
Baca juga: Di India Hanya Rp 140 Ribu, Mahalnya Tarif Tes PCR di Indonesia Perlu Diselidiki
Selain itu juga terdapat, paket basic dengan harga Rp900 ribu dan hasil keluar dua hari kerja. Untuk layanan di rumah mulai dari Rp1,7 juta hingga Rp2,3 juta.
Dengan adanya beberapa paket untuk Tes PCR yang harganya bahkan di atas Rp1 juta, Suarjaya mengatakan akan mengecek faskes yang mematok harga tes PCR di atas ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia menuturkan akan menindak tegas faskes tersebut.
Baca juga: Prof Tjandra: Jika Tes PCR Murah, Penularan Covid Mudah Dikendalikan
"Kami akan cek, akan saya tertibkan, jangan melampaui ketentuan," lanjutnya.
Sementara itu, Kemenkes telah merilis terdapat sekitar 23 laboratorium pemeriksaan PCR di Bali. (*)
Berita lainnya di Berita Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-provinsi-bali-1.jpg)