Serba Serbi
Kajeng Kliwon Pamelas Tali Berbarengan dengan Purnama dan Watugunung Runtuh
Hari ini, Minggu 22 Agustus 2021, berbarengan dengan rahina suci Kajeng Kliwon Pamelas Tali serta Watugunung Runtuh dan Purnama Sasih Katiga
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari ini, Minggu 22 Agustus 2021, berbarengan dengan rahina suci Kajeng Kliwon Pamelas Tali serta Watugunung Runtuh dan Purnama Sasih Katiga, merupakan rangkaian hari suci di Bali yang baik untuk menghaturkan yadnya dan malukat.
Untuk itu, Jero Mangku Ketut Maliarsa, mengingatkan kepada umat se-dharma, agar menghaturkan sembah bhakti dengan minimal canang asebit sari dan bebantenan lainnya jika ada di natar sanggah, merajan masing-masing.
Guna berterima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, atas anugerah beliau dan untuk nyomia bhuta kala agar tidak ngerebeda.
Sehingga terjadi keseimbangan alam antara bhuana alit dan bhuana agung.
Baca juga: Kelahiran Wraspati Wage Watugunung, Miliki Firasat Tajam dan Tekun
"Di samping itu bahwa sudah lumrah saat Kajeng Kliwon adalah hari suci pingit atau dalam bahasa Bali disebut tenget. Sehubungan dengan itu para umat Hindu selalu memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan manifestasinya agar dianugerahi keselamatan dan kerahayuan,"ucapnya kepada Tribun Bali.
Selain itu, pemangku asal Bon Dalem ini juga mengingatkan tujuan yadnya adalah untuk nyomia bhuta kala.
Sehingga jangan lupa menaruh atau menancapkan sanggah cucuk serta menghaturkan tumpeng brumbun limang bungkul dengan tatakan daun pisang.
Tak lupa pula, berisikan rumbah gile, kakomoh, lawar kacang, calon agung, raka geti-geti, pisang batu, tuak arak berwadah bumbung.
Nasi takilan, dengan iwaknya taluh buka asem magantung, ring sanggah cucuk.
"Pengayate kepada Sang Kala Dengen," sebutnya.
Kajeng Kliwon Pamelas Tali, juga sering disebut Kajeng Kliwon Watugunung Runtuh.
Dalam perhitungan sasih kalender Bali, bahwa kajeng kliwon ada tiga yaitu Kajeng Kliwon Enyitan, Kajeng Kliwon Uwudan dan Kajeng Kliwon Pamelas Tali.
Kajeng Kliwon Pamelas Tali menurut keyakinan Hindu, merupakan hari suci yang datangnya setiap 6 bulan sekali.
Hari suci ini tidak bisa lepas dengan perhitungan wuku, dan wuku Watugunung merupakan wuku yang ke-30 atau terakhir dari 30 wuku berdasarkan kalender Bali.