Breaking News:

CPNS Bali

Pelaksanaan SKD CPNS 2021 Diundur, Pemkab Tabanan Masih Tunggu Informasi Pasti dari Pemprov Bali

Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui BKPSDM telah melaksanakan rapat bersama Kanreg X wilayah Bali dan Nusra

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana depan kantor BPKSDM Tabanan Selasa 24 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah melaksanakan rapat bersama Kanreg X wilayah Bali dan Nusra, Selasa 24 Agustus 2021.

Hasil rapat tersebut belum memutuskan waktu pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilaksanakan karena masih menunggu informasi atau keputusan dari Pemerintah Provinsi Bali.

Namun yang jelas pelaksanaan SKD diundur dan kemungkinan akan dilaksanakan pada 6 September mendatang.

Menurut Pelaksana Tugas BKPSDM Tabanan, Agus Harta Wiguna, pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi mengenai pelaksanaan proses pelaksanan tes CPNS selanjutnya yakni SKD.

Baca juga: Tabanan Mulai Bahas Persiapan PTM Secara Internal, Simulasi PTM dengan Kapasitas Maksimal 25 Persen

Secara nasional disampaikan bahwa rencana pelaksanannya akan mulai 2 September 2021 tapi belum pasti.

"Menurut Kanreg X itu start-nya (pelaksanaan) SKD secara nasional pada 2 September dan Bali kemungkinan mulai 6 September. Tentunya nanti dengan pengaturan yang akan ditentukan," ungkapnya saat dikonfirmasi Selasa 24 Agustus 2021.

Dia mengungkapkan, di wilayah Kanreg X disebutkan ada 30 titik pelaksanaan proses SKD CPNS 2021.

Namun untuk pelaksanaan pastinya masih menunggu petunjuk lebih lanjut.

Baca juga: Dari 2.205 Pendaftar, Hanya 1.865 Peserta CPNS di Karangasem yang Berhak Ikuti SKD

"Terkait Bali, masih belum pasti. Besok kita ada rapat juga dengan pusat secara nasional. Mungkin masih mempertimbangkan beberapa hal seperti izin dari gugus tugas, persiapan belum final, sejingga menjadi tanggal 2 September secara nasional," jelasnya. 

Disinggung mengenai persyaratan bagi yang akan mengikuti SKD ini, Agus menyatakan sesuai surat, untuk  Provinsi Bali, Jawa Timur dan Madura tersebut pesertanya wajib mengantongi minimap vaksinasi tahap pertama, rapid antigen berlaku 1x24 jam, swab pcr 2x24 jam sebelum pelaksanaan.

Baca juga: Tabanan Tunggu Instruksi Pusat Terkait Jadwal SKD CPNS 2021,Akan Digelar Rapat dengan BKN 24 Agustus

"Untuk SKD ini sebenarnya sekali, tapi nanti mengingat kondisi akan dilakukan secara bertahap. Mungkin nanti juga disediakan ruang tertentu untuk peserta yang tiba-tiba mengalami gejala panas."

"Artinya untuk pelaksnaannya ini perlu persiapan yang sangat-sangat matang," ungkapnya. 

Mantan Kadis Perhubungan Tabanan ini melanjutkan, pihaknya masih tetap menunggu koordinasi dari pemerintah Provinsi Bali juga usai rapat yang akan dilaksanakan secara nasional di bawah BKP Pusat Rabu 25 Agustus 2021 besok. (*)

Berita lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved