Berita Klungkung
Sempat Serang Warga dengan Senjata Tajam, Polisi Amankan ODGJ di Banjarangkan Klungkung
Kapolsek Banjarangkan AKP Nikolaus Sina Ruing menjelaskan, ODGJ tersebut sebenarnya sudah lama meresahkan warga di sekitar Desa Tusan, Banjarangkan
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Masyarakat Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung berkali-kali diresahkan dengan tingkah seorang ODGJ bernama Ketut S (44), asal Banjar Kawan, Desa Bakas, Klungkung.
Personel kepolisian harus bersusah payah menangkap pria yang kerap membawa senjata tajam tersebut, Minggu 29 Agustus 2021.
Kapolsek Banjarangkan AKP Nikolaus Sina Ruing menjelaskan, ODGJ tersebut sebenarnya sudah lama meresahkan warga di sekitar Desa Tusan, Banjarangkan.
Ia diketahui sudah dua tahun tinggal di sekitar bendungan Desa Tusan.
Baca juga: Warga Melukat di Pantai Watu Klotok, Diawasi Ketat Satgas Covid-19 Klungkung
" Kamarin, Sabtu (28/9/2021) ODGJ ini menyerang seorang warga dengan senjata tajam," ungkap Nikolaus saat dikonfirmasi, Minggu (29/8/2021).
Peristiwa itu bermula ketika seorang pensiunan PNS, I Nengah Gandra (65) bersama putranya bersembahyang di sekitar bendungan di Desa Tusan.
Lalu tiba-tiba Nengah Gandra dihampiri oleh Ketut S.
Tiba-tiba saja Ketut S berujar ingin membunuh semua orang, dan tiba-tiba menyerang Nengah Gandra dengan senjata tajam.
" Korban (Gandra) sempat terkena sabetan sedikit, lalu berusaha menghindar dan berhasil melarikan diri untuk meminta pertolongan Babinkamtibas," jelasnya.
Hari itu juga personel dari Polsek Banjarangkan mencari keberadaan Ketut S.
Lalu ia didapati berada di gubuknya yang terletak di bantaran sungai didekat bendungan di Desa Tusan.
" Kemarin sempat kami melakukan upaya mengamankan ODGJ itu di gubuknya. Tapi medannya cukup berbahaya, sehingga kami menunggunya agar keluar dari gubuknya," jelasnya.
Lalu Minggu (29/8/2021), sekitar pukul 09.30 Wita, Ketut S ditemukan berada di jalan raya Banjarangkan.
Ia diketahui membawa pisau yang dibungkus kain kuning.
Baca juga: Desa Adat di Klungkung Perketat Pengawasan Pantai, Masyarakat Diminta Banyupinaruh di Rumah
Petugas lalu melakukan pengejaran, sampai akhirnya Sudiana berhasil diamankan di perempatan Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan.
" Setelah kami amankan, ODGJ itu kami serahkan ke pihak keluarga, dan ke Dinas Sosial lalu dibawa untuk menjalani perawatan di RSJ Provinsi Bali di Bangli," ungkap Nicolaus. (*)
Artikel lainnya di Berita Klungkung