Breaking News:

Berita Tabanan

Satgas Covid-19 Tabanan Gencar Menjemput OTG untuk Menjalani Isolasi Terpusat

Menurut data yang diperoleh dari Polres Tabanan per Sabtu 28 Agustus 2021, kapasitas tempat tidur di asrama Poltrada Bali tersedia 280.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: DionDBPutra
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Sekda Tabanan I Gede Susila. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabanan menyebut kasus positif masih tinggi di daerah itu dalam beberapa hari belakangan.

Hal itu diketahui dari hunian di dua tempat isolasi terpusat (isoter) yang masih tinggi.

Total dari 480 tempat tidur (bed) yang disediakan, tersisa 148 unit. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kini menyiapkan satu tempat tambahan isolasi terintegerasi. Ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Menurut data yang diperoleh dari Polres Tabanan per Sabtu 28 Agustus 2021, kapasitas tempat tidur di asrama Poltrada Bali tersedia 280.

Baca juga: Puluhan TPS3R Segera Dibangun di Tabanan untuk Kurangi Kiriman Sampah ke TPA Mandung

Baca juga: Bupati Tabanan Berikan Dukungan Langsung Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas

Saat ini terisi 155 orang, sisa 125 tempat. Kemudian di Hotel PP dari kapasitas 220 tempat tidur, terisi 197 dan tersisa 23 tempat.

Menurut Sekda Tabanan, I Gede Susila, setiap hari selalu ada tambahan kasus positif termasuk warga yang sedang isoman dijemput Satgas Penjemputan dari TNI dan Polri.

"Sampai saat ini kasus masih ada saja setiap harinya. Petugas kita yang melaksanakan penjemputan warga isoman untuk dibawa ke isoter juga masih melakukannya," ungkap Susila saat dikonformasi, Minggu 29 Agustus 2021.

Dia mengakui, warga yang melakukan isolasi mandiri pun masih tinggi di Tabanan.
Namun, rata-rata mereka yang melaksanakan isolasi mandiri sudah isolasi mendekati 10 hari. Selain itu yang melakukan isolasi mandiri kebanyakan yang sudah lansia dan ada pula penyandang disabilitas.

"Kita juga tidak bisa paksakan masyarakat, utamanya yang disabilitas atau lansia sekali," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.

Susila menegaskan, untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas, masyarakat diharapkan berpartisipasi untuk memahami kondisi saat ini dan bersedia menjalani isolasi terpusat yang difasilitasi pemerintah daerah.

"Bersama TNI dan Polri maupun Dinas Kesehatan setiap hari kita gencar dorong menjemput pasien yang OTG ini, setiap hari masih terus terjadi penambahan," ujarnya.

Mengantisipasi meningkatnya kasus aktif, Pemkab Tabanan akan menambah satu tempat di Kota Denpasar. Menurut dia, hasil koordinasi antara Bupati Tabanan dan Gubernur Bali, sedang dijajaki satu tempat untuk isoter.

"Ini Pemprov yang menyiapkan sesuai koordinasi Pak Bupati dan Pak Gubernur, berapa kapasitasnya tersebut masih dilakukan penjajakan ini," demikian Susila.

Berita lain dari Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved