Berita Gianyar
Nakes Covid-19 di Gianyar Bantah Terima Pendapatan Tinggi
Tenaga kesehatan (nakes) khusus Covid-19 yang bertugas di Kabupaten Gianyar, Bali membantah mendapat pendapatan besar
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Tenaga kesehatan (nakes) khusus Covid-19 yang bertugas di Kabupaten Gianyar, Bali membantah mendapat pendapatan besar.
Bahkan nominal untuk jasa pelayanan (jaspel) yang diterima setiap bulan, jauh dari nominal.
Yang disebut Bupati Gianyar, Made Mahayastra yaitu Rp 5 juta. Dimana pendapatan mereka dari jaspel hanya Rp 1,6 juta.
Seorang nakes covid-19 melalui rekannya menyampaikan kepada wartawan Tribun Bali, Rabu 1 September 2021.
Apa yang dipaparkan oleh Bupati Gianyar, Made Mahayastra tentang pendapatan yang nakes Covid-19 terima selama menangani pasien covid-19 di Kabupaten Gianyar, itu tidak benar.
Baca juga: Nakes Covid-19 di Gianyar Belum Terima Insentif, Ini Kata Bupati Gianyar
Dimana sebelumnya, Mahayastra mengatakan nakes covid-19 mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar Rp 3 juta per bulan dan jaspel Rp 5 juta per bulan.
"TPP yang kami dapat hanya Rp 1,6 juta, itupun kami terima pada bulan Mei lalu.
Sementara untuk jaspel, itu jumlahnya sesuai dengan kapasitas BPJS, paling banyak biasanya dapat Rp 3 juta.
Itupun yang tugasnya di UGD, biasanya hanya dapat Rp 1,2 juta.
Jadi tidak benar kami dapat sampai Rp 5 juta," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Lebih lanjut dikatakannya, pendapatan yang diterimanya saat ini tidak sesuai dengan beban kerja yang diembannya.
Dimana, untuk nakes yang bertugas di tempat isolasi pasien Covid-19, jika dihitung jam kerja, mereka bekerja selama 240 jam per bulan.
Hal itu dikarenakan di tempat isolasi, mereka bekerja satu hari full 24 jam.
Meskipun mereka mendapatkan jatah libur dua hari.
Namun jika dibagi, mereka sama saja bekerja 8 jam setiap hari selama sebulan.
Baca juga: Ini 10 Kepala Daerah yang Ditegur Mendagri karena Lambat Bayar Insentif Nakes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/virus-corona-indo.jpg)