Breaking News:

Berita Badung

Berharap Mall Tetap Buka Saat PPKM, MBG APRINDO dan APPBI Datangi Ketua DPRD Badung

APRINDO dan APPBI DPD Bali berharap Mall dan beberapa pusat perbelanjaan di Bali khususnya Badung tetap buka saat PPKM

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Perwakilan MBG, APRINDO dan APPBI DPD Bali saat mendatangi Ketua DPRD Badung Putu Parwata pada Kamis 2 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Perwakilan Mall Bali Galeria (MBG) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Bali berharap Mall dan beberapa pusat perbelanjaan di Bali khususnya Badung tetap buka di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini.

Penyampaian aspirasi terkait pembukaan itu pun dilakukan dengan menemui Ketua DPRD Kabupaten Badung pada Kamis 2 September 2021.

Baca juga: Badung Audit Besar-besaran LPD, Banyak Bermasalah, Rencana Digelar 2022

Wakil Ketua Ketua APRINDO DPD Bali Made Samba saat ditemui di gedung dewan mengatakan bahwa kedatangannya ke gedung dewan untuk menemui Ketua DPRD Badung dengan menyampaikan aspirasi agar mall dan pusat perbelanjaan yang lainnya bisa buka seperti biasa.

“Jadi kami datang agar aspirasi kita bisa diterima, sehingga diberikan rekomendasi agar setelah PPKM ini mall dan pusat perbelanjaan yang lain bisa buka sehingga ekonomi di Bali bisa berjalan dengan baik,” ujar Samba.

Baca juga: Badung Akan Lakukan Pengawasan Terkait LPD yang Disinyalir Bermasalah, Audit Direncanakan pada 2022

Dirinya mengatakan jika berbicara masalah prokes, mall dan  pusat perbelanjaan yang lainnya sangat ketat sekali dengan prokes, selebihnya ada aplikasi peduli lindungi.

"Secara screening itu terpusat dan itu akan dijadikan data kunjungan, keamanan dan penyebaran pandemi ini," tambahnya.

“Kalau tidak buka, kondisinya sangat memprihatinkan pasalnya mall ditutup. Selain itu karyawan juga tidak bisa bekerja, termasuk supplier tidak bisa mendistribusikan barangnya sehingga pendapatannya kurang,” jelasnya.

Baca juga: Laka Lantas 2 Kendaraan di Jalan Raya Kerobokan Badung, Satu Mobil Ringsek pada Bagian Depan

Lebih lanjut dirinya mengatakan satu mall bisa mempekerjakan kurang lebih 5.000 karyawan. Sehingga bisa dipastikan jika terus tutup maka pengangguran akan semakin banyak di Bali, khususnya Badung.

“Di beberapa daerah mall juga sudah buka, kami siap jika pengunjung dibatasi dan sesuai prokes. Namun kan harus tetap buka,” ujarnya lagi.

Di sisi lain, Ketua APPBI DPD Bali Gita Sunarwulan menambahkan jika berbicara masalah prokes, mall sebenarnya lebih aman.

Baca juga: Sepi Job untuk Make Up Artist, Francisco Nekat Mencuri Sound System di Wilayah Mengwi Badung

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved