Breaking News:

Cara Mengatasi Benjolan

Ciri Penyakit Diabetes Bisa Juga Dengan Munculnya Benjolan di Kulit, Seperti Ini Pertandanya

Salah satunya adalah kemunculan benjolan. Baik kecil maupun besar bisa menjadi pertanda orang tersebut mengidap diabetes. 

Gambar oleh Tesa Robbins dari Pixabay
Foto ilustrasi diabetes 

Yang bersangkutan mungkin melihat lepuh besar, sekelompok lepuh, atau keduanya.

Lepuh cenderung terbentuk di tangan, kaki, atau lengan bawah dan terlihat seperti lepuh yang muncul setelah luka bakar serius.

Berbeda dengan lepuh yang timbul setelah luka bakar, lepuh ini tidak terasa nyeri.

Nama medis untuk kondisi ini adalah bullosis diabetricorum. Terkadang, ini disebut bula diabetes.

5. Infeksi kulit

Penyintas diabetes cenderung mengalami infeksi kulit.

* Kulit panas dan bengkak yang terasa nyeri
* Ruam yang gatal dan terkadang lepuh kecil, kulit bersisik kering, atau cairan putih yang terlihat seperti keju cottage
* Infeksi kulit dapat terjadi di setiap area tubuh, termasuk di antara jari-jari kaki, di sekitar satu atau lebih kuku Anda, dan di kulit kepala.

6. Luka dan luka terbuka

Memiliki gula darah (glukosa) yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf.

Penderita mungkin telah mengembangkan ini jika pernah menderita diabetes yang tidak terkontrol (atau tidak terkontrol dengan baik) untuk waktu yang lama.

Sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf dapat membuat tubuh sulit menyembuhkan luka.

Hal ini terutama berlaku di kaki. Luka terbuka ini disebut tukak diabetes.

7. Bintik-bintik Shin

Kondisi kulit ini menyebabkan bintik-bintik (dan terkadang garis-garis) yang membuat depresi hampir tidak terlihat pada kulit.

Ini umum terjadi pada orang yang menderita diabetes.

Nama medisnya adalah dermopati diabetik.

Biasanya terbentuk di tulang kering.

Dalam kasus yang jarang terjadi, akan terlihat di lengan, paha, batang tubuh, atau area tubuh lainnya.

Karena alasan ini, banyak orang salah mengartikannya sebagai bintik penuaan.

Tapi tidak seperti bintik-bintik penuaan, bintik dan garis ini biasanya mulai memudar setelah 18 hingga 24 bulan.

Dermopati diabetes juga bisa bertahan di kulit tanpa batas waktu.

8. Benjolan kecil berwarna kuning kemerahan

Ketika benjolan ini muncul, seringkali terlihat seperti jerawat. Tapi warnanya segera menjadi kekuningan.

Kita biasanya akan menemukan benjolan ini di bokong, paha, lekukan siku, atau punggung lutut. Mereka bisa terbentuk di mana saja.

Nah, benjolan tersebut alias Erupsi-xantomatosis ini, akan segera sembuh saat diabetes terkontrol dengan baik.

9. Benjolan menonjol berwarna merah atau kulit

Apakah kondisi kulit ini dikaitkan dengan diabetes masih kontroversial.

Kita tahu bahwa kebanyakan orang yang menderita granuloma annulare tidak menderita diabetes.

Namun, beberapa penelitian menemukan kondisi kulit ini pada pasien diabetes.

10. Granuloma annulare

Kondisi kulit ini menyebabkan benjolan dan bercak yang mungkin berwarna kulit, merah, merah muda, atau ungu kebiruan.

11. Kulit yang sangat kering dan gatal

Jika menderita diabetes, penderita cenderung memiliki kulit kering.

Gula darah tinggi (glukosa) bisa menyebabkan ini.

Jika mengalami infeksi kulit atau sirkulasi yang buruk, ini juga dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.

Bercak bersisik kekuningan di sekitar kelopak mata ini berkembang ketika memiliki kadar lemak tinggi dalam darah.

Ini juga bisa menjadi tanda bahwa diabetes tidak terkontrol dengan baik.

Nama medis untuk kondisi ini adalah xanthelasma.

12. Tag/kutil kulit

Banyak orang memiliki kutil — pertumbuhan kulit yang menggantung dari tangkai.

Meskipun tidak berbahaya, memiliki banyak kutil mungkin merupakan tanda bahwa memiliki terlalu banyak insulin dalam darah atau diabetes tipe 2.

Pertumbuhan ini paling sering terjadi pada kelopak mata, leher, ketiak, dan selangkangan.(*)

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved