Berita Tabanan
Polisi Antar Jemput Ratusan Warga Untuk Vaksinasi di Tabanan
Polisi menyiapkan tiga minibus untuk antar jemput warga yang rumahnya jauh dari lokasi kegiatan vaksinasi.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: DionDBPutra
TRIBUN-BALI.COM,TABANAN - Aparat Polsek Batutiti menerapkan sistem antar jemput warga untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis 2 September 2021.
Polisi menyiapkan tiga minibus untuk antar jemput warga yang rumahnya jauh dari lokasi kegiatan vaksinasi.
Total sebanyak 353 orang warga yang diantar jemput polisi.
Kapolsek Baturiti, AKP I Made Pramasetia menjelaskan, pelayanan antar jemput masyarakat peserta vaksinasi itu hasil kerja sama dengan Camat Baturiti, Danramil Baturiti, dan Forum Perbekel se-Kecamatan Baturiti.
Baca juga: Insentif Nakes di Tabanan Tahun Lalu Masih Nunggak, Pemkab Akui Masih Berupaya Lakukan Pembayaran
Baca juga: 12 Atlet Tabanan Menuju PON XX Papua 2021, Bupati Tabanan Harapkan Semangat Puputan Untuk Bali
Mantan Kasat Reskrim Polres Tabanan ini menjelaskan, inisiatif ini dilakukan karena banyak masyarakat yang umumnya petani tidak memiliki kendaraan untuk menuju tempat vaksinasi.
Warga dijemput menuju tempat pelaksanaan Gerai Vaksin TNI-Polri di Madrasyah Iftidaiyah (MI) Al Hidayah Banjar Candikuning 2, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti.
"Total masyarakat yang diantar jemput dengan menggunakan kendaraan tersebut sebanyak 353 dari lima Desa," ungkapnya.

Dia merinci, warga dari Desa Antapan 75 orang, Desa Angseri 8 orang, Desa Batunya serta Desa Baturiti 32 orang dan Desa Candikuning 164 orang.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang belum tervaksinasi agar segera melaporkan diri kepada babinkamtibmas, Babinsa atau petugas Kesehatan dari Puskesmas untuk segera bisa ditindaklanjuti. Mari kita semua sukseskan vaksinasi TNI-Polri, vaksinasi massal menuju Indonesia sehat," imbau AKP Pramasetia.
Pelaksanaan vaksinasi hari ini juga dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bangli.
Satgas setempat kembali menggelar gerakan serentak (gertak) vaksinasi Covid-19. Sasaran vaksinasi pada Kamis 2 September 2021 khusus bagi penyandang disabilitas.
Setelah mendapat suntikan vaksin dosis pertama, para penyandang disabilitas tersebut mendapatkan bantuan sembako.
Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di dua tempat. Untuk penyandang disabilitas asal Kecamatan Bangli, Susut, dan Tembuku, pelaksanaannya dipusatkan di SMAN 2 Bangli.
Sementara disabilitas asal Kecamatan Kintamani mendapat pelayanan vaksinasi di SMAN 1 Kintamani.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itu mengungkapkan, vaksinasi khusus penyandang disabilitas ini adalah yang pertama di Bangli.
Total sebanyak 577 penyandang disabilitas yang terima vaksin dosis pertama, yakni 403 orang yang dipusatkan di SMAN 2 Bangli serta 174 orang di SMAN 1 Kintamani.
“Dari jumlah tersebut, ada beberapa penyandang disabilitas yang sudah divaksin di desanya masing-masing,” kata Bupati Nyoman Sedana Arta.
Sedana Arta menambahkan, bagi penyandang disabilitas yang berhalangan hadir pada hari ini, sagtas akan melayani mereka lagi pada kesempatan berikutnya.
Mengenai capaian vaksinasi di Bangli, Sedana Arta menyebut untuk dosis pertama sudah mencapai 85 persen lebih dari total target.
Sedangkan vaksin dosis kedua baru mencapai 48 persen. “Gerakan vaksinasi ini akan terus dilaksanakan sampai masyarakat di Kabupaten Bangli 100 persen tervaksin,” ujarnya.
Menurut Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bangli Sang Ayu Suarning, ada kendala yang dialami dalam pelaksanaan vaksinasi bagi penyandang disabilitas.
“Mereka yang tidak bisa hadir dikarenakan stroke, ada yang sakit, adapula disabilitas ODGJ sehingga tidak memungkinkan divaksin hari ini,” ungkapnya.
Dikatakan pula, para penyandang disabilitas mendapatkan layanan penjemputan dari masing-masing OPD. Mereka yang divaksin mendapatkan paket sembako.
“Bagi yang berhalangan hadir hari ini, secepatnya kami akan berkomunikasi dengan perbekel desa setempat untuk melakukan pendataan. Seluruh penyandang disabilitas di Bangli harus bisa tervaksin,” tandasnya.