Breaking News:

Corona di Bali

Dikatakan Meninggal Faktanya Tidak, Polresta Denpasar Panggil Dinkes, Kadiskes Bali: Human Error

Seorang wanita di Denpasar, Bali, dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani isolasi terpusat (isoter).

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya ketika ditemui di Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Senin 5 April 2021. - Dikatakan Meninggal Faktanya Tidak, Polresta Denpasar Panggil Dinkes, Kadiskes Bali: Human Error 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang wanita di Denpasar, Bali, dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani isolasi terpusat (isoter).

Namun faktanya wanita tersebut masih hidup dan kini tengah beristirahat di kampung halamannya.

Ketut JG yang berasal dari Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali ini sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 24 Agustus 2021.

Ia kemudian menjalani perawatan isoter di Hotel Prime Biz Kuta.

Baca juga: RS di Bali Khawatir Akan Isu Kenaikan Tarif Angkutan Limbah Medis Covid-19 

Sejak tanggal 3 September 2021, Ketut JG dinyatakan sehat usai melewati masa karantina di hotel.

Selanjutnya, ia kembali ke kampung halaman untuk beristirahat sampai saat ini, namun ternyata beberapa pihak menyebut Ketut JG telah meninggal dunia.

Sumber kepolisian kepada Tribun Bali mengatakan, bahwa Ketut JG merupakan seorang karyawan garmen yang tinggal di mess karyawan di Jalan Gunung Salak, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Bali.

Setelah dikatakan meninggal dunia, anggota kepolisian Polresta Denpasar sempat mendatangi tempat kerjanya dan menanyakan ke pihak kantor.

Namun pihak kantor menepis kabar tersebut.

"Saat didatangi Bhabin, pihak kantor menyebut jika Ketut JG ini masih hidup dan tengah beristirahat di kampung halaman," ujar sumber kepada Tribun Bali, Minggu 5 September 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved