Berita Bali
Ini Kendala Pembuatan Tempat Pengelolaan Limbah Medis Covid-19 di Bali
Sebelumnya, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Bali telah menyarankan pemerintah agar membuat tempat pengelolaan limbah medis sendiri
Tayang:
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali / I Wayan Erwin Widyaswara
ILUSTRASI LIMBAH MEDIS. Sebelumnya, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Bali telah menyarankan pemerintah agar membuat tempat pengelolaan limbah medis sendiri.
Sedangkan suhu yang dipakai sebatas suhu semprotan solar saja.
Jadi tidak pernah tinggi sekali panasnya.
Untuk menghancurkan mayat lama sekali prosesnya.
Hasilnya pun besi masih utuh, jadi kan kalau kita bicara begitu.
Kalau kita gunakan pembakaran sampah medis itu.
Jarum saja standarnya harus jadi debu," paparnya.
Jika saat ini masyarakat mengkomplain pengelolaan limbah.
Menurut dr Fajar jelas sangat jauh standarnya.
"Pengelolaan limbah kalau dilakukan dengan benar dengan insenator.
Itu pasti sudah lebih steril dibandingkan dengan pembakaran mayat.
Bisa dibandingkan dengan yang lain, karena jadi debu," tuturnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/limbah-medis_20180115_104708.jpg)