Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Satu-satunya di Bali, Museum Purbakala Gilimanuk Akan Ditata

Keberadaan museum Purbakala di Gilimanuk sebagai wadah pelestarian hasil-hasil penggalian arkeologi di Gilimanuk, harus dilestarikan keberadaannya.

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Kunjungan Bupati Jembrana dan tim pengembang tol Gilimanuk-Mengwi, ke Museum Purbakala, Gilimanuk, Bali, Selasa 7 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Keberadaan museum Purbakala di Gilimanuk sebagai wadah pelestarian hasil-hasil penggalian arkeologi di Gilimanuk, harus dilestarikan keberadaannya.

Hal itu karena museum ini menjadi satu-satunya museum purbakala yang ada di Provinsi Bali.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, bahwa museum purbakala di Gilimanuk, selain sebagai daya tari wisata, pun juga sebagai wahana edukasi mengenal masa prasejarah yang dibuktikan dengan berbagai macam peninggalan.

Baca juga: Angka Kasus Positif dan Meninggal Covid-19 di Jembrana Sudah Jauh Menurun

Seperti diketahui, di dalam Museum Gilimanuk tersimpan berbagai peninggalan-peninggalan berupa ratusan rangka manusia purba (anak-anak, laki-laki, dan perempuan), periuk, barang-barang perunggu (tajak, gelang, cincin), gelang kayu, gelang kaca, dan lain-lainnya.

Selain itu pula terdapat  tempayan besar yang disusun tumpuk sebagai wadah kubur  dan wadah kubur lainnya berupa sarkofagus.

“Tentu ke depannya keberadaan museum ini akan di-upgrade (diperbaharui) sehingga kesannya bukan yang biasa-biasa saja. Mengingat keberadaan museum dengan berbagai peninggalan didalamanya tersebut memiliki potensi destinasi wisata yang luar biasa,” ucapnya, Selasa 7 September 2021.

Baca juga: Empat Atlet Jembrana Wakili Bali di PON Papua XX Dilepas Bupati Tamba

Tamba mengaku, bahwa museum purbakala Jembrana ini satu-satunya yang ada di Provinsi Bali.

Untuk itu, perlu ditata dengan baik, dimaintenance (dikelola) dengan benar.

Apalagi, kedatangannya bersama tim Pengembang Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi yang dipimpin oleh Tito Sulistyo ke Museum Purbakala.

Baca juga: Guna Menekan Angka Penyebaran Covid-19, Diskoperindag Jembrana Gelar Sidak Prokes di Pasar Pagi

Hal ini bertujuan, nantinya saat terbangun tol akan menyuguhkan kawasan musemum ini dikembangkan menjadi satu paket kawasan wisata bertaraf internasional.

"Maka dari itu, saat ini kita sudah hadirkan orang-orang internasional dan terkenal guna melihat pontensi tersebut. Dan apa yang mereka sampaikan, potensi di kawasan ini  begitu luar biasa."

Baca juga: Jemput Bola, Vaksin Sasar Penyandang Disabilitas di Kelurahan BB Agung Jembrana 

"Jadi apa yang menjadi impact-nya (dampak) untuk Gilimanuk adalah kunjungan wisata, di samping kita juga memiliki wisata teluk gilimanuk, wisata kulinernya dan pelabuhan penyeberangan Gilimanuk yang nantinya juga akan di revitalisasi. Jadi keseluruhannya tersebut nanti nya ter-integrated (terintegrasi) di Gilimanuk."

"Ada hal-hal yang luar biasa yang harus terus di kembangkan di Gilumanuk," paparnya.

Bupati Tamba menuturkan, bahwa dikawasan ini akan dilakukan recovery (ditata ulang) sehingga jauh lebih bagus.

Mulai dari infrastruktur, penataan museumnya, termasuk juga SDMnya. Seperti memberi pelatihan bahasa inggris karena nantinya ini bertaraf internasional.

“Maka dari itu, mohon bersabar dulu, yang pertama harus kita harus buat perencanaannya yang lebih terperinci guna mewujudkan hal tersebut," pungkasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved