Tips Kesehatan
Ciri-ciri Kanker Payudara pada Tahap Awal, Waspada dan Periksa ke Dokter Jika Mengalami Ini
Berikut ini ciri-ciri kanker payudara pada tahap awal, waspada dan segera periksa ke dokter jika mengalami ini
TRIBUN-BALI.COM - Berikut ini ciri-ciri kanker payudara pada tahap awal.
Waspadai ciri-ciri kanker payudara dan segera periksa ke dokter jika mengalami ini.
Menyadari kondisi dan perubahan pada payudara sendiri bisa jadi cara mengetahui tanda atau gejala kanker payudara.
Melansir laman resmi American Cancer Society, berikut ini ciri-ciri kanker payudara.
Utamanya ciri-ciri kanker payudara tahap awal adalah benjolan di organ tubuh tersebut.
Baca juga: Termasuk Sayuran Hijau, 4 Makanan Ini Dapat Mencegah dan Mengurangi Risiko Kanker Payudara
Benjolan pada kanker payudara bisa berupa massa berbentuk bulat, lunak, dan terasa menyakitkan saat disentuh.
Jika Anda menemukan benjolan di payudara, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Di beberapa kasus, ciri-ciri kanker payudara tahap awal bisa tidak menimbulkan gejala apa pun.
Namun, dokter bisa mengidentifikasi benjolan di payudara tersebut kanker atau bukan dengan alat mammogram.
Selain benjolan, berikut ciri-ciri kanker payudara tahap awal yang perlu diketahui.
1. Kulit payudara kemerahan atau memar
Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan pada kulit sekitar payudara.
Gejala awal kanker payudara ini bisa membuat kulit sekitar payudara berubah warna.
Menjadi merah, ungu mirip memar, atau kebiruan. Jika seseorang mengalami perubahan warna.
Pada payudaranya padahal tidak mengalami trauma fisik, baiknya untuk konsultasi dengan dokter.
Baca juga: 5 Perbedaan Benjolan Akibat Tumor Payudara Jinak dan Kanker Payudara
2. Nyeri pada payudara
Ciri-ciri kanker payudara tahap awal lain adalah perubahan pada sel-sel kulit.
Perubahan ini memicu rasa sakit, nyeri saat ditekan, dan ketidaknyamanan pada payudara.
Beberapa penderita ada yang menggambarkan rasa sakitnya berupa rasa panas mirip terbakar.
Meskipun kanker payudara seringkali tidak menimbulkan rasa sakit, penting untuk tidak mengabaikan setiap perubahan pada payudara.
3. Puting susu tenggelam
Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan sel di belakang puting susu.
Perubahan-perubahan ini dapat menyebabkan puting susu terbalik ke bagian dalam payudara atau puting susu mengalami perubahan bentuk dan ukuran.
Perubahan tampilan puting sering terjadi selama ovulasi atau bagian lsiklus menstruasi.
Apabila Anda menemukan perubahan bentuk puting susu di luar siklus haid, ada baiknya berkonsultasi ke dokter.
Baca juga: 5 Perbedaan Tumor Payudara Jinak dan Kanker Payudara, Dapat Dikenali dari Ciri Benjolan
4. Keluar cairan dari puting
Cairan yang keluar dari puting padahal tidak sedang menyusui juga bisa jadi tanda kanker payudara tahap awal. Cairan tersebut bisa encer maupun kental.
Warna juga bisa bervariasi mulai dari bening, keruh putih mirip susu, kuning, hijau, atau kemerahan.
Keluarnya cairan dari puting payudara memang tidak selalu gejala kanker payudara tahap awal.
Bisa jadi kondisi tersebut disebabkan infeksi payudara, efek samping pil KB atau obat tertentu, sampai penyakit tiroid.
5. Lesung pipit di payudara
Lesung pipit di kulit payudara juga bisa jadi ciri-ciri kanker payudara tahap awal yang agresif.
Biasanya, lesung pipit ini disebabkan peradangan pada jaringan payudara. Sel-sel kanker dapat menyebabkan penumpukan cairan getah bening di payudara.
Juga menyebabkan kulit bengkak, berlesung pipit, bahkan berlubang. Apabila ada lesung pipit di payudara, segera konsultasi dengan dokter.
Dokter jamak menyebut perubahan ini "peau d'orange" karena lesung pipit di kulit menyerupai permukaan jeruk.
6. Payudara bengkak
Ciri-ciri kanker payudara tahap awal lainnya yakni payudara atau area payudara membengkak.
Amati jika ukuran payudara yang satu jauh berbeda atau bentuknya sangat alin dari payudara lainnya. Terutama jika perubahan bentuk dan ukurannya baru-baru saja.
Tak hanya bengkak, tanda kanker payudara lain yakni kulit di sekitar payudara juga terasa kencang.
Apabila Anda mengalami beberapa ciri-ciri kanker payudara tahap awal di atas, jangan buru-buru panik. Kondisi penuaan, hormon, dan faktor lain juga bisa memengaruhi perubahan pada payudara.
Namun, Anda tetap perlu waspada dan mengunjungi dokter. Terutama apabila perubahan pada payudara tidak terkait siklus haid, cedera, atau punya riwayat penyakit tertentu.
Baca juga: Waspadai Benjolan di Sekitar Ketiak, Bisa Jadi Tanda Kanker Payudara, Perhatikan 8 Cirinya
7. Perubahan kelenjar getah bening
Kelenjar getah bening adalah kumpulan jaringan sistem daya tahan tubuh.
Kelenjar ini berfungsi menyaring cairan dan menangkap sel-sel yang berpotensi berbahaya. Termasuk bakteri, virus, dan sel kanker.
Jika sel kanker menjalar atau berkembang di luar payudara, tempat pertama yang disinggahi adalah kelenjar getah bening ketiak di sisi yang sama dengan payudara.
Kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan di area tersebut. Selain pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak.
Benjolan juga bisa terasa di sekitar tulang selangkangan. Namun, perubahan pada jaringan getah bening juga bisa disebabkan infeksi payudara atau penyakit lain yang tidak terkait kanker payudara.
8. Perubahan tekstur kulit payudara
Melansir Medical News Today, kanker payudara dapat menyebabkan perubahan tekstur kulit sekitar dan pada payudara.
Perubahan tekstur kulit ini disebabkan peradangan pada sel-sel kulit payudara.
Beberapa perubahannya di antaranya sebagai berikut.
- Kulit bersisik atau sangat kering di sekitar puting dan areola
- Kulit di bagian payudara menebal
- Terkadang penderita juga mengalami gatal
Namun, tidak semua perubahan tekstur kulit payudara merupakan gejala awal kanker payudara.
Perubahan tekstur kulit payudara juga bisa disebabkan dermatitis dan eksim.
(Kompas.com/Mahardini Nur Afifah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 8 Ciri-ciri Kanker Payudara Tahap Awal, Tak Selalu Benjolan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-payudara_20180624_111423.jpg)