Berita Buleleng
Gaji Pegawai Kontrak Pemkab Buleleng Bakal Dipotong 10 Persen Selama Tiga Bulan
Pemotongan ini dilakukan untuk menutupi kekurangan APBD 2021, yang diketahui jumlahnya mencapai Rp 29 Miliar.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Salah satunya untuk membayar iuran tambahan peserta pemerima bantuan jaminan kesehatan sebesar Rp 20 Miliar, insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 12 Miliar, dan belanja pegawai.
"BTT juga perlu tambahan sebagai persiapan terjadi bencana. Mengingat Buleleng saat memasuki bulan Desember sering terjadi bencana lokal. Bencana non alam seperti Covid juga masih berjalan, jadi membutuhkan penanggulangan yang besar," ungkapnya.
Sementara Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengatakan, rasionalisasi terhadap anggaran di DPRD sudah tiga kali dilakukan tahun ini. Totalnya kurang lebih mencapai Rp 5.5 Miliar.
Pihaknya pun, kata Supriatna, tidak mempermasalahkan hal tersebut, mengingat kegiatan selama pandemi ini, kegiatan di DPRD juga terbatas.
Supriatna pun berharap tahun depan, APBD Buleleng tidak lagi mengalami defisit.
Pemkab diminta untuk betul-betul melakukan penghematan, utamanya terhadap kegiatan-kegiatan yang memakan anggaran cukup banyak, serta menyisir kembali peserta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan, agar bantuan benar-benar tepat sasaran. (*)
Artikel lainnya di Berita Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sekda-buleleng-12.jpg)