Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

SIAPKAN Anggaran Rp2 Miliar, Restorasi Lobi Kantor Bupati Buleleng Segera Eksekusi

Dari puluhan peserta itu, calon pemenang sudah dikantongi dan tinggal selangkah lagi menuju tanda tangan kontrak.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
SEGERA RESTORASI - Suasana di depan lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (23/4), Pemkab Buleleng menganggarkan Rp2 miliar untuk restorasi. 

TRIBUN-BALI.COM - Kegiatan penataan ulang atau restorasi lobi Kantor Bupati segera dilakukan. Kegiatan ini dianggarkan senilai Rp2 miliar. 

Mengacu pada laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), lelang proyek tersebut diikuti sebanyak 74 peserta. Dari puluhan peserta itu, calon pemenang sudah dikantongi dan tinggal selangkah lagi menuju tanda tangan kontrak.

"Proses tender sudah selesai, calon pemenang juga sudah ada. Saat ini masih dalam tahap evaluasi, setelah itu akan segera kita eksekusi," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim), Putu Adipta Eka Putra, Jumat (24/4).

Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan. Menariknya, penataan lobi akan diselaraskan dengan proyek penataan kawasan Titik Nol Singaraja yang saat ini juga sedang berjalan.

Baca juga: DORONG Suntikan Anggaran Rp17 M, DPRD Klaim PAD Perumda Swatantra Bisa Capai Rp3,5 M

Baca juga: SPESIALIS Pencuri Parfum Minimarket “Dijuk” Polisi, Aksi MSA dan AB Terekam CCTV

Adipta menjelaskan, konsep yang diusung bukan pembangunan besar-besaran, melainkan restorasi bergaya heritage. Fokusnya pada perbaikan ringan tanpa merombak struktur utama bangunan.

Beberapa bagian yang akan disentuh di antaranya penyesuaian kanopi depan, penataan ulang area aspal, hingga penambahan ornamen yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Tak hanya itu, kolam di bagian depan kantor juga akan diperlebar. Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran aktivitas, terutama saat pelaksanaan apel. "Kolam di depan akan kita perluas. Selama ini, saat apel, ruang manuver terasa kurang leluasa, sehingga perlu kita benahi," jelasnya.

Lebih lanjut, desain restorasi ini mengacu pada dokumentasi lama saat Buleleng pernah menjadi ibu kota Provinsi Sunda Kecil. Arsip tersebut dijadikan acuan utama untuk mengembalikan karakter asli bangunan.

"Konsepnya restorasi, kita kembalikan ke bentuk aslinya berdasarkan dokumentasi yang ada. Jadi tidak ada perubahan besar, hanya penataan ringan," tegasnya. (mer)

Kesiapan Infrastruktur Dasar

Diwartakan sebelumnya, revitalisasi kawasan Titik Nol Singaraja terus dipercepat. Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah memastikan kesiapan infrastruktur dasar, khususnya sistem kelistrikan di Gedung Laksmi Graha.

Untuk itu, PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Buleleng melakukan sinkronisasi kebutuhan kelistrikan gedung tersebut.

Koordinasi yang berlangsung di Kantor PLN UP3 Bali Utara ini menjadi bagian dari rangkaian penataan kawasan yang tengah berjalan. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung optimalisasi fungsi Gedung Laksmi Graha sebagai salah satu titik aktivitas publik di pusat kota Singaraja.

Kepala Bidang Penataan Bangunan Gedung PUPR Perkim Buleleng, I Gede Widya Iswaratantra, menyebutkan bahwa kesiapan sistem kelistrikan menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan revitalisasi kawasan.

"Sinkronisasi ini penting agar seluruh aspek teknis, terutama kelistrikan, dapat direncanakan secara matang sehingga gedung dapat berfungsi optimal," ujarnya belum lama ini. 

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah aspek teknis turut disinkronkan, mulai dari kebutuhan daya listrik, skema instalasi, hingga pola pengoperasian ke depan. Selain itu, aspek keselamatan ketenagalistrikan dan efisiensi energi juga menjadi perhatian dalam perencanaan.

Gedung Laksmi Graha sendiri merupakan salah satu bangunan ikonik di Singaraja yang selama ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Mulai dari pertemuan, pameran, hingga aktivitas komunitas. Ke depan, gedung ini diproyeksikan menjadi ruang publik yang lebih representatif seiring penataan kawasan Titik Nol. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved