Breaking News:

Berita Tabanan

Salah Paham Terkait Biaya Servis HP di Tabanan, Febriansyah Bogem Donny Hingga Wajahnya Robek

Pelaku bernama Febriansyah (31), telah diamankan usai melakukan pemukulan terhadap korbannya sebanyak empat kali hingga mengakibatkan korban mengalami

Polsek Kerambitan
Petugas saat mengamankan dan menginterogasi pelaku (baju kaos putih), Rabu 22 September 2021 sore. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Jajaran Unit Reskrim Polsek Kerambitan berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di sebuah konter service handphone (HP) di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Rabu 22 September 2021 sore kemarin.

Pelaku bernama Febriansyah (31), telah diamankan usai melakukan pemukulan terhadap korbannya sebanyak empat kali hingga mengakibatkan korban mengalami luka robek pada wajahnya.

Menurut informasi yang diperoleh, korban bernama Donny Santoso (27) sedang bekerja di tempat servis handphone tersebut atau TKP Selasa 21 September 2021 sore sekitar pukul 17.40 Wita.

Saat fokus bekerja, datang seorang laki-laki yang tidak korban kenal menggunakan sepeda motor. Dia adalah pelaku Febriansyah.

Baca juga: Dua Jabatan Eselon II yang Kosong di Pemkab Tabanan Segera Dilelang, Pendaftaran Telah Dibuka

Kemudian pelaku mengatakan akan mengambil HP milik bapak pelaku yang diservis oleh korban.

Setelah itu, korban kemudian menjelaskan bahwa bapak pelaku kemarin mengatakan bahwa hanya connector charge HP tersebut yang rusak, namun setelah korban cek ternyata bukan hanya itu, sehingga korban mengonfirmasi ke pelaku terkait dengan tarif service HP tersebut. Artinya ada tambahan tarif dari sebelumnya.

Namun, pelaku merasa tidak terima dan hanya mau membayar sesuai nota yakni Rp 50 Ribu sesuai di awal.

Kemudian korban menjawab jika sesuai nota, maka korban akan memperbaiki connector charge saja sesuai nota, kemudian datang saksi Ni Luh Gede Devi Kumalayanti yang juga ikut menjelaskan kepada pelaku terkait kondisi HP milik bapaknya tersebut.

Pelaku Febriansyah tetap tidak terima hingga kemudian marah dan mencekik leher korban menggunakan tangan kanan pelaku dan korban langsung reflek melepaskan cekikan tersebut.

Tak menyerah, pelaku kembali memegang kerah baju korban menggunakan tangan kirinya dan memukul wajah bagian kiri korban menggunakan tangan kanannya sebanyak empat kali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved