Breaking News:

Berita Bali

Menparekraf Sandiaga Ajak UMKM di Bali Manfaatkan Momentum Pemulihan Ekonomi

Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di sektor UMKM diajak agar dapat memaksimalkan momentum pemulihan ekonomi dengan terus

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga saat hadir dalam Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 Bali, Sabtu 25 September 2021 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di sektor UMKM diajak agar dapat memaksimalkan momentum pemulihan ekonomi dengan terus memperkaya diri dengan berbagai pengetahuan dan kompetensi sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. 

Selain itu yang tidak kalah penting adalah memanfaatkan peluang dari ekonomi digital untuk dapat memperluas akses pasar. 

Baca juga: Terkait Rencana Pembukaan Pariwisata Bali pada Oktober, Menparekraf Sandiaga: Bali Is Ready

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat hadir di acara Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 Bali, Sabtu 25 September 2021 kemarin.

Lebih lanjut Menparekraf Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf telah melakukan berbagai strategi untuk mendorong kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Salah satunya dengan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif untuk menciptakan usaha yang berkelanjutan melalui program Apresiasi Kreasi Indonesia. 

Baca juga: Wacana Pembukaan Bali untuk Wisman Oktober 2021, Menparekraf Sandiaga Siapkan Paket Wisata Adaptasi

Melalui program ini Kemenparekraf berupaya mendorong UMKM kreatif di Indonesia untuk naik kelas dan hadirnya percepatan pertumbuhan ekonomi. 

"Momentum pemulihan ekonomi harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena UMKM merupakan pilar kebangkitan ekonomi nasional," ujar Menparekraf Sandiaga Uno

Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi, dan permainan, yang akan diselenggarakan di 16 daerah di Indonesia.

Baca juga: Sejumlah Tempat Wisata di Bali Buka, Menparekraf Ingatkan Para Pelaku Ekraf untuk Menahan Diri 

Dalam tahapan kegiatan ini, para pelaku yang telah lolos kurasi mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas serta akses pameran di Kabupaten/Kota. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved