Breaking News:

Berita Buleleng

Overstay 100 Hari di Bali, YB Dideportasi ke Kanada

Namun beberapa waktu lalu, YB bercerai, hingga membuat KITAS Penyatuan Keluarga yang ia kantongi tidak dapat lagi digunakan.

Istimewa
Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, saat mendeportasi YB,Sabtu (2/10/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada, berinisial YB dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, Sabtu kemarin.

YB dikembalikan ke negara asalnya lantaran tinggal di Indonesia melebihi dari batas waktu yang ditentukan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, Nanang Mustofa dikonfirmasi Minggu (3/10/2021) mengatakan, YB sebelumnya datang ke Bali dengan mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) Penyatuan Keluarga, mengingat ia sempat menikah dengan salah satu wanita asal Bali.

Namun beberapa waktu lalu, YB bercerai, hingga membuat KITAS Penyatuan Keluarga yang ia kantongi tidak dapat lagi digunakan.

Baca juga: Basarnas Buleleng dan Warga Hentikan Pencarian Ni Lub Kardi, Pihak Keluarga Akan Cari Secara Mandiri

YB lantas mencari Izin Tinggal Kunjungan (ITK) yang diperoleh secara Onshore.

Usai mengantongi ITK, pada tahun 2020 lalu,  YB rupanya kembali menikah dengan salah satu wanita asal Bali, dan tinggal di Jembrana.

Kini, YB dianggap telah lalai dalam memperoleh atau mendapatkan izin tinggal di Indonesia. Mengingat ITK yang ia kantongi hanya berlaku sampai 3 Juli 2021, dan tidak diperpanjang.

Nanang menyebut, keberadaan YB di Jembrana ini diketahui oleh pihaknya setelah menerima informasi dari masyarakat setempat.

Berangkat dari laporan itu, pihaknya pun langsung melakukan pengecekan hingga diketahui jika YB telah melakukan pelanggaran keimigrasian sesuai dengan Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011.

“YB telah tinggal di Indonesia melebihi batas waktu yang diberikan atau overstay selama 100 hari.

Sebelum dideportasi, YB sempat kami amankan sejak 27 September kemarin.

Meski dalam situasi pandemi, pengawasan terhadap WNA terus kami lakukan di wilayah kerja kami yakni Buleleng, Jembrana dan Karangasem," tutupnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved