Breaking News:

Berita Buleleng

DPRD Buleleng Rancang Ranperda Inisiatif Dewan Tentang Sistem Pertanian Organik

Pembatasan pupuk kimia ini dilakukan oleh pemerintah mengingat tingkat keasaman tanah di Buleleng sangat tinggi hingga PH dibawah 6.

(Tribun Bali/Rizal Fanany)
ilustrasi - Eko Martono menyirami lahan pertanian organik yang ia kelola bersama istri dan kolega di Kebun Kalpataru 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Buleleng akan membuat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)  tentang Sistem Pertanian Organik.

Ranperda ini dibuat untuk membantu petani terkait kelangkaan pupuk kimia.

Ketua Bapemperda DPRD Buleleng, Nyoman Gede Wandira Adi saat ditemui usai mensosialisasikan Ranperda tersebut pada pada Senin (4/10/2021) mengatakan, dari hasil reses yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Buleleng terhadap beberapa subak dan petani, ditemukan persoalan terkait ketersediaan pupuk kimia yang pasokannya saat ini mulai dibatasi oleh pemerintah pusat.

Pembatasan pupuk kimia ini dilakukan oleh pemerintah mengingat tingkat keasaman tanah di Buleleng sangat tinggi hingga PH dibawah 6. 

Baca juga: Usai Diperiksa Terkait Dugaan Gratifikasi dan TPPU, Eks Sekda Buleleng Batal Ditahan Karena Sakit

Untuk itu pihaknya mencoba menjawab persoalan tersebut dengan membuat Ranperda inisiatif tentang sistem pertanian organik.

Jika Ranperda ini disahkan maka Pemkab Buleleng harus menyediakan pupuk organik untuk para petani di Buleleng.

"Sebenarnya Perda Bali sudah mengatur terkait pertanian organik itu.

Namun kami ingin di Buleleng lebih mempertajam lagi peraturan itu. 

Kami delegasikan kepada Komisi II untuk lebih teknis menyusun Ranperda ini, agar permasalahan yang terjadi pada petani terjawab tuntas," terangnya.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa mengatakan, kondisi tanah pertanian di Buleleng saat ini memang berada pada ambang yang sangat mengkhawatirkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved