Breaking News:

Berita Jembrana

Polres Jembrana Bentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Perancak

Polres Jembrana membentuk kampung tangguh di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Jembrana, Bali.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Polres Jembrana membentuk kampung tangguh di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Jembrana, Bali.

Pembentukan kampung tangguh anti narkoba ini, dilakukan pada Senin 4 Oktober 2021.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, memimpin kegiatan Deklarasi Kampung Tangguh Anti Narkoba yang diinisiasi oleh Satuan Narkoba Polres Jembrana di Desa Perancak tersebut.

Baca juga: Waspada, Arisan Online Mencekik Peminjam Menjamur di Jembrana, Denda 100 ribu Per Hari

Selain Kapolres, turut pula hadir dalam kehiatan yakni, Plt. Kepala BNK Kabupaten Jembrana, Camat Jembrana, Kapolsek Kota Jembrana, Kasat Binmas Polres Jembrana, Kasat Narkoba Polres Jembrana, Danramil Jembrana yang diwakili Babinsa, Kepala Desa Perancak, Ketua BPD Desa Perancak, Kelian Dinas se-Desa Perancak, Ketua LPM Desa Perancak, Tokoh Adat Desa Perancak, Ketua Karang taruna Desa Perancak, Ketua Kelompok Kurma Asih Desa Perancak, Ketua Gaprak Desa Perancak, Ketua Tim PKK Desa Perancak, Ketua Muda Mudi Desa Perancak, Ketua Bumdes Desa Perancak.

Baca juga: Jembrana Raih Angurah Parahita Ekapraya Kategori Madya dari Kementerian PPPA

Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, bahwa narkoba adalah masalah yang sangat penting, yang harus menjadi prioritas pemerintah.

Sehingga Polres Jembrana berusaha membentuk secara perlahan Kampung Tangguh Anti Narkoba 

Desa Perancak menjadi Pilot Project-nya. Polres Jembrana telah menggungkap 15 kasus narkoba dan dari kasus tersebut 19 orang sudah ditetapkan tersangka, selama 2021 ini.

“Kami berharap kerja sama dan bantuan dari masyarakat, kalau memang ada informasi peredaran narkoba di Desa Perancak kiranya dapat menginformasikan kepada kami secara akurat, dan identitas pemberi informasi dijamin aman tidak dibuka ke publik,” ucapnya.

Baca juga: Diduga Ada Masalah dengan Pacar, Pemuda 19 Tahun di Jembrana Nekat Gantung Diri

Ketut mengaku, bahwa selanjutnya akan dibentuk Desa Tanggug Anti Narkoba lainnya, dengan harapan Polres Jembrana bisa bersih dari narkoba.

Ia mengaku, berterima kasih Desa Perancak sebagai pilot project dan akan selalu bersinergi dalam pemberantasan peredaran narkoba di desanya.

“Kami sangat berterimakasih desa Perancak sudah menjadi desa tangguh narkoba. Dan diharapkan selalu bersinergi dalam pemberantasan narkoba,” bebernya. 

Baca juga: Angkut Motor Tanpa Dokumen Resmi, Bilayadi Ditangkap Satreskrim Polres Jembrana

Kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai tanda Desa Perancak sebagai Desa Tangguh Anti Narkoba serta Deklarasi Pembacaan Ikrar oleh Kepala Desa yang diikuti oleh seluruh peserta penandatanganan Deklarasi Kampung Tangguh Anti Narkoba. (*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved