Berita Bali
Tumpek Wariga Sebentar Lagi, Berikut Ini Maknanya Berdasarkan Lontar Sundarigama
Sebentar lagi umat Hindu di Bali akan merayakan hari suci Tumpek Wariga.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Karsiani Putri
Dalam lontar Sundarigama pula dijelaskan, dalam perayaan hari-hari suci itu, ajaran Tri Hita Karana diimplementasikan melalui bentuk upacara, susila, dan tattws sebagai satu kesatuan.
Mengapa upacara kepada tumbuh-tumbuhan disebut hari suci.
Sebab upacara persembahan kepada Tuhan dengan segala manifestasi beliau adalah wujud rasa bakti umat Hindu kepada Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Sebab Tuhan merupakan sumber segala yang ada di dunia ini.
Baca juga: Dewa Surya Beryoga, Berikut Makna Tilem dalam Kepercayaan Hindu
Baca juga: Lahir Wraspati Umanis Gumbreg, Suka di Tempat Sunyi dan Penyayang
Baca juga: Daftar 35 Hotel Karantina Bagi WNA yang Berkunjung ke Bali, Berada di 3 Lokasi Ini
Kemudian implementasi nilai yang mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan adalah bentuk sesajen persembahan yang ditujukan kepada Tuhan atau para dewa (Widhi Widana).
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-sembahyang-galungan-2021.jpg)