Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

AC Milan

Tonggak Kebangkitan AC Milan, Munculnya Sosok Ivan Gazidis, Comandante Stefano Pioli Hingga Maldini

Momen bersejarah ketika Elliot Management Corporation mengakuisisi kepemilikan AC Milan lantaran utang yang ditinggalkan owner-nya, kritik tajam m

Tayang:
Editor: Ady Sucipto
Marco BERTORELLO / AFP
Pelatih AC Milan Italia Stefano Pioli (tengah), penyerang Italia AC Milan Daniel Maldini (CL), bek Prancis AC Milan Theo Hernandez (2ndR) dan rekan satu tim merayakan di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia AC Milan vs Lazio Roma pada 23 Desember , 2020 di stadion San Siro di Milan. Marco BERTORELLO / AFP 

TRIBUN-BALI.COM – Momen bersejarah ketika Elliot Management Corporation mengakuisisi kepemilikan AC Milan lantaran utang yang ditinggalkan owner-nya, kritik tajam mencuat dari berbagai kalangan.

Rossoneri seolah memasuki babak tergelap ketika itu, Elliot Management Corporation sebagai pihak yang menyita aset dari Li Yonghong karena tidak mampu melunasi utangnya, diketahui untuk membeli AC Milan.

Uniknya di bawah Elliot Management Corporation, AC Milan justru berbenah dan berubah menjadi klub yang lebih kompetitif, maju, dan akuntabel dalam segala aspek.

Revolusi sejak dua musim lalu di internal Rossoneri telah mengubah AC Milan menjadi lebih baik, dengan mengganti seluruh jajaran direksi sampai kepelatihan.

Pemain depan AC Milan Prancis Olivier Giroud merayakan dengan gelandang AC Milan Spanyol Brahim Diaz dan rekan setimnya setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia AS Salernitana vs AS Roma pada 29 Agustus 2021 di stadion Arechi di Salerno. MIGUEL MEDINA / AFP
Pemain depan AC Milan Prancis Olivier Giroud merayakan dengan gelandang AC Milan Spanyol Brahim Diaz dan rekan setimnya setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia AS Salernitana vs AS Roma pada 29 Agustus 2021 di stadion Arechi di Salerno. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Baca juga: Ini Pengakuan Stefano Pioli: Hubungannya dengan Pemain Muda, Ibrahimovic, dan Impiannya di AC Milan

Baca juga: Ini Akar Masalah Deadlock-nya Negosiasi Franck Kessie dengan AC Milan, Atangana Sindir Begini

Adalah sosok Stefano Pioli adalah garda terdepan dari revolusi Milan tersebut.

Meskipun terlihat kehabisan bahan bakar di tengah musim lalu, AC Milan tetap wajib diapresiasi.

Di 10 laga perdana mereka musim lalu, Milan mengemas rata-rata 2 gol atau lebih dalam satu laga, catatan ini menyamai rekor mereka pada 1964.

Bahkan musim ini, rekor mereka membaik dengan rata-rata mengemas 2,1 gol hanya dalam 7 laga perdana.

Yang menarik, pada bulan November tahun lalu, sempat ada isu bahwa Ralf Rangnick akan menggantikan Stefano Pioli di jajaran kepelatihan.

Isu ini berhembus sangat kencang, bahkan seolah nasib Stefano Pioli sudah ditentukan sejak musim lalu.

Tetapi ada Ivan Gazidis yang menjamin hal tersebut tidak terjadi dan mempercayakan kursi Manajerial tetap di tangan Pioli.

Toh Gazidis bukanlah orang yang mudah diyakinkan, Gattuso hingga Boban sudah merasakan betapa sulitnya menyatukan visi dengan Pioli.

Dan Ralf Rangnick bukanlah sosok yang berkompromi, ia keras kepala dan kemungkinan akan membuat perubahan radikal di AC Milan.

Ini tentu dihindari oleh Gazidis, memiliki manajer yang keras kepala dan visi yang berbeda.

Pada akhirnya Stefano Pioli tetap bersama AC Milan, dengan visinya sukses membawa Diavolo Rosso lolos ke Eropa.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved