Tips Kesehatan
Mengenal Depresi, Penyakit Mental yang Dapat Memengaruhi Perasaan, Cara Berpikir, dan Bertindak
Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan depresi. Seperti banyaknya gangguan mental pada umumnya, berbagai faktor mungkin terlibat.
TRIBUN-BALI.COM - Depresi (gangguan depresi mayor) merupakan salah satu penyakit umum serius yang dapat memengaruhi perasaan, cara berpikir, dan cara bertindak.
Depresi dapat menyebabkan perasaan sedih dan hilangnya minat pada aktivitas yang biasanya dinikmati.
Hal tersebut mengakibatkan berbagai masalah emosional dan fisik, serta menurunkan kemampuan penderitanya untuk dapat berfungsi dengan ideal di tempat kerja ataupun rumah.
Bukan sekedar kesedihan, depresi bukan kelemahan dan tidak bisa sekedar "diatasi". Dibutuhkan pengobatan jangka panjang agar dapat sembuh total.
Baca juga: Bisa Berdampak Fatal, Simak 5 Cara Mencegah Depresi
Umumnya, penderita depresi merasa lebih baik dengan pengobatan, psikoterapi, atau keduanya.
Gejala
Gejala yang timbul bagi penderita depresi dapat berbeda-beda antara pria, wanita, dan anak-anak.
Melansir healthline, berikut beberapa gejala yang dapat timbul pada penderita depresi.
Pria
Gejala yang muncul umumnya berkaitan dengan:
- suasana hati, seperti kemarahan, agresivitas, lekas marah, cemas, gelisah
- kestabilan emosi, seperti perasaan kosong, sedih, putus asa
- tingkah laku, seperti kehilangan minat, mudah merasa bosan, mudah lelah, pikiran untuk bunuh diri, minum alkohol, menggunakan narkoba, terlibat dalam aktivitas berbahaya
- minat seksual, seperti berkurangnya gairah untuk seks dan berkurangnya performa
- kemampuan kognitif, seperti sulit berkonsentrasi, menyelesaikan tugas, respon yang terlambat dalam percakapan
- pola tidur, seperti sulit tidur, rasa ngantuk yang berlebihan, tidak dapat tidur semalaman
- keadaan fisik, seperti kelelahan, sakit kepala, masalah pencernaan
Wanita
Gejala-gejala yang muncul dapat berhubungan dengan:
- suasana hati, seperti iritabilitas
- kestabilan emosi, seperti perasaan kosong, sedih, gelisah, atau putus asa
- tingkah laku, seperti hilangnya minat pada hal-hal, isolasi diri, pikiran untuk bunuh diri
- kemampuan kognitif, seperti berpikir atau berbicara lebih lambat
- pola tidur, seperti sulit tidur saat malam hari, bangun pagi, atau tidur terlalu lama.
- keadaan fisik, seperti energi yang berkurang, kelelahan cukup parah, napsu makan berkurang, perubahan berat badan, nyeri, sakit kepala, kram yang meningkat
Anak-anak
Gejala depresi pada anak dapat melibatkan:
Baca juga: 5 Tanda-tanda Seseorang Kekurangan Vitamin D: Kelelahan, Kram, Nyeri Tulang, hingga Depresi
- suasana hati, seperti iritabilitas, kemarahan, perubahan suasana hati, menangis
- kestabilan emosi, seperti merasa inkompeten, kesedihan yang hebat
- tingkah laku, seperti bermasalah di sekolah, menolak pergi ke sekolah, menghindari teman atau saudara, pikiran untuk mati atau bunuh diri
- kemampuan kognitif, seperti sulit berkonsentrasi, menolak mengikuti kegiatan sekolah, perubahan nilai akademis
- pola tidur, seperti sulit tidur atau terlalu banyak tidur
- keadaan fisik, seperti energi yang berkurang, masalah pencernaan, perubahan napsu makan, perubahan berat badan
Penyebab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-depresi-a.jpg)