Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Mengenal Depresi, Penyakit Mental yang Dapat Memengaruhi Perasaan, Cara Berpikir, dan Bertindak

Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan depresi. Seperti banyaknya gangguan mental pada umumnya, berbagai faktor mungkin terlibat.

Tayang:
Tribun Timur
Ilustrasi depresi - 

Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan depresi. Seperti banyaknya gangguan mental pada umumnya, berbagai faktor mungkin terlibat, seperti:

  • Perbedaan biologis. Penderita depresi memiliki perubahan fisik di otak. Belum pasti apa hal signifikan yang terdampak, tapi dapat menjadi faktor yang dapat menjadi penyebab
  • Kimia otak. Neurotransmiter adalah bahan kimia otak yang terjadi secara alami. Bahan tersebut diduga menjadi salah satu faktor dalam terjadinya depresi pada seseorang. Neurotransmiter saling berinteraksi dengan sirkuit saraf yang terlibat dalam menjaga stabilitas suasana hati dapat berperan penting dalam depresi dan pengobatannya.
  • Hormon. Perubahan keseimbangan hormon tubuh dapat terlibat sebagai pemicu depresi. Perubahan hormon dapat terjadi pada awal kehamilan dan selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan pascamelahirkan.
  • Genetik. Depresi merupakan sesuatu yang dapat diturunkan antarkeluarga. Peneliti masih mencoba menemukan gen yang mungkin terlibat menyebabkan depresi.

Diagnosis

Ahli kesehatan mental akan melakukan diagnosis berdasarkan gejala dan evaluasi psikologis, seperti:

  • suasana hati
  • nafsu makan
  • pola tidur
  • tingkatan aktivitas
  • pikiran

Baca juga: Kopi Bisa Meringankan Gejala Depresi? Ini Faktanya

Untuk menghindari kemungkinan penyakit lain, tenaga medis juga mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik dan melakukan tes darah.

Penyakit tiroid atau kekurangan vitamin D juga dapat memicu gejala yang mirip dengan depresi.

Komplikasi

Jika tidak segera ditangani, komplikasi yang dapat timbul dapat berupa:

  • kenaikan atau turunnya berat badan
  • nyeri fisik
  • masalah penggunaan zat
  • serangan panik
  • masalah perhubungan
  • isolasi sosial
  • pikiran bunuh diri
  • menyakiti diri sendiri

Perawatan

Depresi dapat disembuhkan dengan obat-obatan dan terapi. Orang dengan depresi ringan dapat disembuhkan dengan perubahan pola hidup dan observasi oleh ahli kesehatan mental selama beberapa waktu tertentu.

Baca juga: Hati-Hati, Penggunaan Gadget dan Medsos Bisa Bikin Cemas dan Depresi

Terapi seperti terapi perilaku kognitif (CBT) juga seringkali menjadi pilihan untuk opsi penyembuhan depresi ringan yang tidak membaik.

Obat-obatan yang disarankan dapat meliputi antidepresan. Bagi penderita depresi yang tergolong sedang atau berat, penanganan yang diberikan dapat berupa kombinasi atas terapi dan antidepresan sekaligus.

Pencegahan Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah depresi. Namun, beberapa langkah berikut dapat menjadi opsi untuk mencegah.

  • Ambil waktu istirahat. Terkadang pekerjaan atau kegiatan sehari-hari dapat menimbulkan stres. Atur strategi yang dapat membantu aspek kehidupan tetap seimbang.
  • Jangkau keluarga, teman, atau orang terdekat saat merasa krisis atau di titik rendah agar dapat membantu sebagai pendukung moral
  • Jangan sungkan mencari penanganan. Perawatan awal dapat mencegah depresi sebelum memburuk Perawatan jangka panjang dapat mencegah gejala timbul kembali

(Kompas.com/Xena Olivia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Depresi"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved