Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Esok SKD CPNS Kota Denpasar Digelar, Antisipasi Joki dan Kecurangan, Satu Sesi 200 Peserta

Kamis, 14 Oktober 2021 esok akan digelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Denpasar.

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/I Putu Supartika
ILUSTRASI - Peserta mendengarkan arahan sebelum mengikuti SKB CPNS Denpasar di BPSDM Provinsi Bali, Denpasar, Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kamis, 14 Oktober 2021 esok akan digelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Denpasar.

Peserta SKD Kota Denpasar mendapat giliran paling belakang dikarenakan pesertanya paling banyak.

Adapun lokasi untuk pelaksanaan SKD ini yakni di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Jalan Hayam Wuruk No. 152, Sumerta Kelod, Denpasar, Bali.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana mengatakan pelaksanaan SKD digelar dalam tiga sesi, dan setiap sesi diikuti oleh 200 orang peserta.

Baca juga: Peserta SKD CPNS Kota Denpasar Wajib Unduh Aplikasi PeduliLindungi, Digelar 14 – 25 Oktober 2021

Baca juga: 271 Peserta Seleksi CPNS Pemkab Tabanan Gugur Karena Tak Hadir Saat SKD, Satu Orang Positif Covid-19

Dalam pelaksanaan SKD ini, pihak panitia akan melakukan antisipasi keberadaan joki SKD.

Selain joki, pihaknya juga melakukan antisipasi kecurangan lain yang dilakukan oleh peserta.

Oleh karenanya, panitia akan melakukan pengecekan secara ketat kepada peserta yang masuk.

“Ketika masuk sudah dicek semua identitas termasuk foto wajahnya. Juga disesuaikan dengan identitas yang dimiliki sehingga tidak ada kecurangan,” kata Sudiana saat dikonfirmasi Rabu, 13 Oktober 2021 siang.

Ia menambahkan, jika nantinya ditemukan ada peserta yang melakukan kecurangan maka akan didiskualifikasi langsung.

SKD CPNS di Kota Denpasar akan digelar hingga 25 Oktober 2021 mendatang.

SKD ini akan diikuti oleh 6.651 peserta yang sebelumnya sudah lolos seleksi administrasi.

Sudiana mengatakan peserta yang ikut SKD CPNS ini diwajibkan untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Tak Ada Rekrutmen CPNS Tahun 2022, Hanya Rekrutmen PPPK, Bima: Kesejahteraan Sama

Baca juga: 50 Peserta Seleksi CPNS 2021 di Bangli Tak Hadir dalam Seleksi Kompetensi Dasar

“Untuk PeduliLindungi kami wajibkan untuk download aplikasi itu. Karena PNS kan kami wajibkan, masyarakat umum juga diminta mengunduh, jadi peserta juga kami minta ikut unduh PeduliLindungi,” kata Sudiana.

Selain itu, peserta juga disarankan melakukan isolasi mandiri 14 hari sebelum pelaksanaan tes.

Berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 7787/B-KS.04.01/SD/E/2021, peserta juga wajib mematuhi protokol kesehatan serta swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2 x 24 jam dari jadwal tes atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1 x 24 jam dari jadwal tes dengan hasil negatif/non-reaktif.

Selain itu, peserta wajib sudah melakukan vaksinasi dosis pertama sebelum melaksanakan SKD.

Peserta juga wajib mengisi formulir Deklarasi Sehat yang terdapat pada website  https://sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat 1 hari sebelum mengikuti ujian.

Jika ada peserta terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kurun waktu 14 hari sebelum pelaksanaan tes, harus segera menginformasikan kepada Panitia Seleksi lewat email ppi.bkpsdm.kotadps@gmail.com pada hari itu juga dengan melampirkan data diri serta surat hasil swab RT-PCR dan kartu ujian peserta untuk mendapatkan penjadwalan kembali.

Sementara bagi peserta yang hasil swab antigen positif/reaktif pada 1 x 24 jam sebelum pelaksanaan juga harus segera menginformasikan kepada Panitia Seleksi dengan prosedur yang sama.

“Untuk protokol kesehatan, peserta wajib menggunakan masker 3 lapis dan ditambah masker kain di bagian luar dan membawa hand sanitizer ukuran kecil secara mandiri,” katanya.

Saat pengecekan suhu, jika suhu tubuhnya lebih dari atau sama dengan 37,3 derajat celcius akan dilakukan pemeriksaan kembali paling banyak dua kali dengan jarak waktu pemeriksaan lima menit dan ditempatkan pada tempat yang telah ditentukan.

Baca juga: Bagaimana Cara Download Sertifikat SKD CPNS? Ikuti Langkahnya Berikut Ini

Baca juga: 50 Peserta Seleksi CPNS 2021 di Bangli Tak Hadir dalam Seleksi Kompetensi Dasar

Dalam satu hari pelaksanaan tes, akan dibagi ke dalam tiga sesi dengan ruangan untuk tes sebanyak tiga ruangan.

Setiap sesi tersebut akan ada jeda selama satu jam guna melakukan sterilisasi ruangan termasuk melakukan pengecekan kepada peserta berikutnya.

Selain itu, bagi pengantar juga tidak diperkenankan masuk ke area BPSDM dan disediakan tempat parkir di luar.

Tak hanya bagi peserta, panitia pun akan menjalani serangkaian tes rapid antigen setiap harinya.

“Panitia setiap hari akan dirapid antigen sebelum tugas, agar nyaman dalam bertugas. Apabila ada panitia yang positif, tidak diperkenankan bertugas dan diwajibkan melakukan isolasi,” katanya.

Sudiana mengatakan jumlah pelamar CPNS yakni sebanyak 8.460 orang.

“Untuk CPNS, formasinya yang tersedia 123, jumlah pelamar 8.460 orang dan yang lolos seleksi administrasi 6.651 orang setelah pengumuman sanggah seleksi administrasi,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved