Breaking News:

Berita Jembrana

Kasus Kekerasan Anak di Jembrana Meningkat, Hakim Asih: Pola Asuh dan Perhatian Ortu Sangat Penting

Kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, cukup miris terjadi di Jembrana. Dalam 2021 ini, sudah ada beberapa kasus yang masuk ke meja hija

takasuu via KOMPAS.com
Ilustrasi kekerasan terhadap anak - Kasus Kekerasan Anak di Jembrana Meningkat, Hakim Asih: Pola Asuh dan Perhatian Ortu Sangat Penting 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, cukup miris terjadi di Jembrana.

Dalam 2021 ini, sudah ada beberapa kasus yang masuk ke meja hijau dan terpidana diputus bersalah.

Atas hal ini, Hakim PN Negara Ni Putu Asih Yudiastri mengatakan bahwa perlindungan anak itu tergantung pada faktor pola asuh dan perhatian dari orangtua.

“Pola asuh dan perhatian orangtua sangat penting. Kekerasan seksual ini dipicu dari kebutuhan psikologis. Saat kebutuhan biologi tidak terpenuhi, mencari pemenuhan dengan yang tidak wajar," ucapnya, Jumat 15 Oktober 2021.

Baca juga: Bupati Jembrana Nengah Tamba Kampanyekan Stop Kekerasan Anak

Ia menjelaskan, bahwa motif pelaku kekerasan seksual terhadap anak dipicu sejumlah faktor. 

Di antaranya latar belakang kehidupan pribadi pelaku yang dipengaruhi pola pendidikan dan pola asuh semasa kecil.

Misalnya kasih sayang yang kurang dapat menyebabkan adanya memori yang buruk dan faktor lingkungan. 

“Faktor psikologi, bagaimana manusia berkembang mulai lingkungan dan pola asuh dari kecil. Sehingga faktor-faktor itu yang membuat pelaku melakukan perbuatan tersebut,” ungkapnya.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana Usulkan Alat Berat dan Truk Tak Berfungsi Diputihkan

Untuk sisi korban, Asih mengaku, perhatian keluarga sangat penting.

Pola pendidikan dan asuh anak di lingkungan keluarga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved