Breaking News:

Info Populer

Kenali Tanda-tanda Tubuh Butuh Social Media Break

Media sosial memberikan dampak yang besar pada kehidupan maupun kesehatan mental kita.

Editor: Karsiani Putri
Gambar oleh William Iven dari Pixabay
Ilustrasi Foto Sosial Media Facebook 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Media sosial memberikan dampak yang besar pada kehidupan maupun kesehatan mental kita.

Facebook, Instagram, Twitter dan berbagai platform lainnya sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang.

Mereka menjadikannya sebagai sumber kebahagiaan, hiburan, informasi maupun inspirasi.

Media sosial awalnya diciptakan untuk menciptakan kesenangan berlancar di dunia maya.

Namun belakangan banyak pengguna media sosial merasa tidak bahagia karena terus-menerus melihat kehidupan orang lain yang lebih bahagia atau lebih kaya.

Hal ini karena kita terus membandingkan diri dengan orang lain sehingga menciptakan perasaan negatif tersebut.

Terapis kesehatan perilaku Jane Pernotto Ehrman, MEd, RCHES, ACHT, mengatakan media sosial menarik penggunanya ke dalam pikirannya.

“Kita menilai, membandingkan, dan melamun tentang apa yang dilihat secara online, sehingga tidak sepenuhnya menjalani hidup kita sendiri. Sebaliknya, kita terjebak dalam dunia virtual yang mungkin tidak persis seperti yang terlihat," ujar pakar asal Ohio, AS ini.

Kita disarankan untuk mampu melakukan jeda media sosial (social media break) guna menjaga kesehatan mental.

Hanya saja, manfaat membatasi media sosial tidak terjadi begitu saja dalam semalam.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved