Info Populer

Kenali Tanda-tanda Tubuh Butuh Social Media Break

Media sosial memberikan dampak yang besar pada kehidupan maupun kesehatan mental kita.

Editor: Karsiani Putri
Gambar oleh William Iven dari Pixabay
Ilustrasi Foto Sosial Media Facebook 

Kita bisa melakukan jeda dengan berbagai cara mulai dari membatasi screening time, menghapus aplikasi media sosial atau unfollow sejumlah akun yang dianggap tidak berfaedah.

"Menjauh dari media sosial adalah cara yang bagus untuk mendapatkan gambaran realitas yang lebih baik," kata Ehrman.

Menurutnya, social media break baik untuk kesehatan mental dan sosial meskipun tidak harus dilakukan secara permanen.

Ide utamanya adalah kita menyadari soal pentingnya rehat dari kehidupan di dunia maya itu.

Selalu membandingkan diri

Kita dianjurkan melakukan jeda media sosial ketika mulai sering membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain.

Kita kemudian cenderung merasa tidak bahagia, tidak mampu dan tidak puas dengan kehidupan sendiri.

Jika kita sulit menyadari bahwa kehidupan tidak ada sempurna, terlepas apapun yang diunggah, maka saat untuk mengambil rehat sejenak.

Kebiasan scrolling tanpa disadari

Media sosial dibuat sebagai hiburan sehingga tidak seharunya mencuri terlalu banyak waktu kita.

Jika kita sering terjebak pada kebiasaan scrolling tanpa kenal waktu dan tempat, yang tak disadari, artinya perlu melakukan social media break segera.

Terganggu dengan semua yang dilihat di media sosial

Kita membutuhkan jeda dari media sosial apabila terus merasa kesal, marah dan terganggu dengan apa yang dilihat di sana.

Apapun yang dibagikan, baik isu politik maupun hiburan memicu rasa tidak senang adalah tanda kita mulai merasa stres.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved