Info Populer
Kenali Tanda-tanda Tubuh Butuh Social Media Break
Media sosial memberikan dampak yang besar pada kehidupan maupun kesehatan mental kita.
"Menjauh dari media sosial adalah cara yang bagus untuk mendapatkan gambaran realitas yang lebih baik," kata Ehrman.
Menurutnya, social media break baik untuk kesehatan mental dan sosial meskipun tidak harus dilakukan secara permanen.
Ide utamanya adalah kita menyadari soal pentingnya rehat dari kehidupan di dunia maya itu.
Selalu membandingkan diri
Kita dianjurkan melakukan jeda media sosial ketika mulai sering membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain.
Kita kemudian cenderung merasa tidak bahagia, tidak mampu dan tidak puas dengan kehidupan sendiri.
Jika kita sulit menyadari bahwa kehidupan tidak ada sempurna, terlepas apapun yang diunggah, maka saat untuk mengambil rehat sejenak.
Kebiasan scrolling tanpa disadari
Media sosial dibuat sebagai hiburan sehingga tidak seharunya mencuri terlalu banyak waktu kita.
Jika kita sering terjebak pada kebiasaan scrolling tanpa kenal waktu dan tempat, yang tak disadari, artinya perlu melakukan social media break segera.
Terganggu dengan semua yang dilihat di media sosial
Kita membutuhkan jeda dari media sosial apabila terus merasa kesal, marah dan terganggu dengan apa yang dilihat di sana.
Apapun yang dibagikan, baik isu politik maupun hiburan memicu rasa tidak senang adalah tanda kita mulai merasa stres.
Cemas berpisah dengan media sosial
Salah satu kita mulai ketergantungan media sosial adalah ketika merasa cemas ketika tak bisa mengaksesnnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-foto-sosial-media-facebook.jpg)