Berita Karangasem
KISAH Nyoman Dasi, Pria Buta yang Selamatkan Anak-Istri Saat Gempa: Astungkara Masih Disayang Tuhan
KISAH Nyoman Dasi, Pria Buta yang Selamatkan Anak-Istri Saat Gempa: Astungkara Masih Disayang Tuhan
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Widyartha Suryawan
"Jalan yang tertimpa longsoran sebanyak 6 ruas jalan. Satu unit sekolah mengalami kerusakan dan cubang 1 unit," kata Arimbawa.
Mantan Kabid Pemadam Kebakaran menjelaskan, bangunan yang rusak berat sebanyak 294 unit, rusak sedang sebanyak 24 unit, dan rusak ringan 436 unit.
Sedangkan pelinggih yang mengalami rusak berat 69 unit, dan rusak ringan 90 unit. Berikutnya bangunan rusak tanpa keterangan sebanyak 45 unit.

"Kebutuhan yang mendesak terpal ukuran besar dan tandon air. BPBD sejak kemarin sudah membawa dan mendistribusikn logistik, tenda keluarga, tenda pengungsi dan terpal," jelas IB Ketut Arimbawa.
Sebagaimana diketahui, gempa bumi terjadi di wilayah Karangasem, Bali, Sabtu (16/10/2021) pukul 04.18 Wita.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik yang terjadi di wilayah Bali berkekuatan magnitudo 4,8.
Episenter terletak pada koordinat 8,32° LS; 115,45° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 km barat laut Karangasem, pada kedalaman 10 km.
Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Karangasem, Denpasar dan Lombok Utara IV MMI; Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Mataram III MMI. (*)
Caption : Nyoman Dasi (43), pria buta asal Banjar Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Senin (18/10) siang.