Breaking News:

Human Interest

Lahan Sawah Tak Produktif di Kesiman Denpasar Disulap Jadi Kebun Anggur, Baru 8 Bulan Berbuah Lebat

Tak banyak yang tahu jika di Kota Denpasar ternyata ada kebun anggur impor yang kini sudah berbuah lebat.

Tribun Bali/Putu Supartika
I Made Suyasa saat menyeleksi buah anggur yang sudah matang untuk dijual kepada pembeli yang datang langsung ke kebunnya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tak banyak yang tahu jika di Kota Denpasar ternyata ada kebun anggur impor yang kini sudah berbuah lebat.

Lokasi kebun anggur ini yakni di kawasan Jalan Cempaka Putih, Banjar Kebonkuri Kelod, Kesiman, Denpasar, Bali.

Akses ke lokasi kebun anggur ini tak terlalu sulit, karena berjarak kurang lebih 100 meter ke arah utara dari Jalan Hang Tuah, Denpasar, Bali.

Kebun anggur ini merupakan yang pertama di Kota Denpasar.

Baca juga: Terkait Penataan Sanur, SHF Datangi Pemkot Denpasar, Koordinator SHF: Kami Buta Detail Plan

Kebun anggur ini milik I Made Suyasa (44) dan dikelola bersama dua orang rekannya dan diberi nama Bali Mesari Farm.

Menurut penuturan Suyasa, awalnya lahan yang digunakan untuk menanam anggur merupakan sawah yang tidak produktif.

“Dulu tanah sawah yang kurang produktif karena terkendala ketersediaan air. Kadang tidak ada air, kadang sampai banjir. Pernah dulu sudah ada bibit padi mau ditanam, airnya tak ada hampir semingguan sehingga petaninya kecewa."

"Kemudian saya coba tanami dengan anggur,” kata Suyasa yang ditemui di kebunnya, Senin 18 Oktober 2021.

Untuk menanam anggur ini dirinya menggunakan sistem para-para dengan menggunakan tiang berupa kayu santen dan beton.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved