Denpasar

Kota Denpasar Turun ke PPKM Level 2, Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 0,42 Persen

Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Rizal Fanany
Petugas Gabungan Satgas Covid-19 melakukan sosialisasi serta penegakan disiplin guna menyadarkan warga akan pentingnya Prokes di kawasan Kesiman, Denpasar, Selasa 19 Oktober 2021. Pemerintah resmi menetapkan 54 kabupaten/kota di pulau Jawa dan Bali untuk menerapkan PPKM Level 2 hingga dua pekan ke depan. 

 Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan data resmi pada Selasa 19 Oktober 2021 diketahui peningkatan kasus sembuh  sebanyak 13 orang, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 9 orang. Dan kasus meninggal dunia kembali nihil. 

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.685 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.535 orang  (96,95 persen), meninggal dunia sebanyak 990 orang (2,63 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 160 orang (0,42 persen).  

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan masih ditemukan.

Baca juga: Jemput Anak Saat PTM, Orang Tua Siswa Diharapkan Tak Berkerumun

Baca juga: 900 PKH di Bangli Belum Cairkan Bantuan, Kadinsos: Itu Diluar Kuasa Kami

Oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

“Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” kata Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya. (*)

Berita Denpasar Lainnya

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved