Breaking News:

Tabanan

Jemput Anak Saat PTM, Orang Tua Siswa Diharapkan Tak Berkerumun

Kabupaten Tabanan saat ini menerapkan PPKM Level 2 mulai Selasa 19 Oktober 2021.

SMA N 2 Semarapura
Suasana pelaksanaan PTM di SMA N 2 Semarapura, Jumat (15/10) 

TABANAN, TRIBUN BALI - Kabupaten Tabanan saat ini menerapkan PPKM Level 2 mulai Selasa 19 Oktober 2021.

Namun, masyarakat diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pihak Satpol PP yang merupakan Tim Yustisi juga menyoroti terkait aktivitas PTM.

Para orang tua siswa yang menjemput diharapkan tidak menimbulkan kerumunan.

Pihak Satgas Internal Sekolah juga diharapkan memaksimalkan perannya agar nantinya tidak menimbulkan klaster baru.

"Pengawasan tetap berlanjut karena kita tidak boleh lengah meskipun kasus terus turun. Yang kami cermati adalah terkait aktivitas PTM di sekolah ini. Termasuk juga dengan kegiatan orang tua siswa saat menjemput yang kerap berkerumun," tegas Kasatpol PP Tabanan, I Wayan Sarba saat dikonfirmasi, Selasa 19 Oktober 2021 sembari menegaskan untuk para orang tua agar tidak berkerumun saat melakukan penjemputan siswa di sekolah.

Baca juga: 900 PKH di Bangli Belum Cairkan Bantuan, Kadinsos: Itu Diluar Kuasa Kami

Jika sekolah melakukan kesalahan atau pelanggaran prokes, akan menerapkan sanksinya sesuai dengan Perbup Nomor 44 Tahun 2020.

Salah satunya yang paling ditegaskan adalah terkait penutupan sementara tempat pelanggar tersebut.

Ini berlaku untuk sekolah dan juga tempat pariwisata, termasuk juga tempat keramaian lainnya.

Sarba melanjutkan, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya bersama dengan Satgas Covid 19 Tabanan telah membagi tugas. Jika pada hari kerja seperti Senin-Jumat, tim akan melakukan pengawasan ke sekolah sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved