Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Tak Semua Siswa Bawa HP, Disdikpora Badung Belum Sediakan QR Code PeduliLindungi di Sekolah

Namun sampai saat ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung belum menyediakan QR Code PeduliLindungi.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Dokumen Tribun Bali
Siswa di SMP 2 Mengwi melakukan Prokes ketat saat melaksanakan PTM terbatas 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di Badung sudah berlangsung selama kurang lebih 3 minggu.

Namun sampai saat ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung belum menyediakan QR Code PeduliLindungi.

Hal itu belum dilakukan lantaran tidak semua siswa di Badung membawa telepon genggam (HP).

Kendati demikian dari informasi yang didapat, beberapa sekolah sudah mengusulkan QR code Peduli Lindungi itu.

Baca juga: Diperintah Ambil Paket Sabu oleh Oknum Polisi Polres Badung, Artana & Faris Diganjar Bui 5 Tahun

Plt Kadisdikpora Badung Made Mandi tak menampik hal tersebut. Namun demikian ia mengaku ada sekolah yang sudah memiliki QR Code Peduli Lindungi.

"Ada yang sudah memiliki QR code Peduli Lindungi seperti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Kuta," katanya saat dikonfirmasi Rabu 20 Oktober 2021.

Dirinya mengaku, untuk pendidikan jenjang SMP memang sudah dipandang perlu. Mengingat siswa SMP sudah sebagian besar membawa HP.

"Untuk SMP kalau semua anak-anak sudah bawa HP android, iya perlu dan sudah ada SMP yang membuat seperti itu," tegasnya lagi.

Sayangnya Mandi belum mengetahui berapa SMP di Badung yang sudah memiliki QR Code di Badung.

Ia beralasan belum melakukan pengecekan.

Hanya saja kedepan pihaknya akan menyiapkan QR Code tersebut. Untuk di Kabupaten Badung sendiri ada sebanyak 28 SMPN dan 48 sekolah Swasta.

"Ampura tyang (maaf saya)  belum sempat cek. Nanti akan kita lakukan kedepannya," ucap Mandi.

Disinggung pada di jenjang pendidikan Paud/TK dan Sekolah Dasar (SD), kata sekretaris Disdikpora itu untuk Paud  dan SD belum perlu dilakukan. Mengingat tidak semua siswa di Badung membawa HP.

"Saya rasa belum perlu karena para siswa belum ada yang divaksin untu Paud dan SD. Selain itu  anak anak belum semua bawa HP android  iya kalau diperlukan bisa menunjukan  kartu vaksinnya," imbuhnya.

Baca juga: Banyak Ditemukan Bus yang Tak Masuk atau Turunkan Penumpang di Terminal Mengwi Badung

Dikonfirmasi terpisah Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra juga mengakui Disdikpora belum mengajukan adanya QR PeduliLindungi tersebut untuk sekolah.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved