Breaking News:

Berita Klungkung

Wujud Syukur Terhadap Laut Sebagai Sumber, Desa Kusamba Klungkung Gelar Ritual Nyepi Segara Hari Ini

Desa Pakraman Kusamba, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali akan menggelar tradisi Nyepi Segara, Kamis 21 Oktober 2021 hari ini.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Suasana di Pelabuhan Sampalan Nusa Penida tampak lenggang, Minggu (13/10/2019). Senin (14/10/2019) segala aktivitas penyebrangan menuju Nusa Penida dan sebaliknya akan ditutup sementara serangkaian ritual nyepi segara di Nusa Penida - Wujud Syukur Terhadap Laut Sebagai Sumber, Desa Kusamba Klungkung Gelar Ritual Nyepi Segara Hari Ini 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Desa Pakraman Kusamba, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali akan menggelar tradisi Nyepi Segara, Kamis 21 Oktober 2021 hari ini.

Saat Nyepi Segara, pesisir dan lautan di Kusamba hening selama 12 jam, sehingga aktivitas nelayan dan penyeberangan ditutup.

Bendesa Adat Kusamba Anak Agung Gede Raka Swastika menjelaskan, tradisi ini rutin digelar selama turun menurun serangkaian ngusaba di Pura Segara yang jatuh pada Purnama Kelima, Rabu 20 Oktober 2021.

"Awalnya Nyepi Segara digelar oleh warga yang tinggal di pesisir seperti nelayan, petani garam dan warga yang bekerja di pantai sebagai bentuk syukur. Setelah adanya desa adat, tradisi ini dijalankan oleh desa adat di Kusamba," ujar Anak Agung Gede Raka Swastika, Rabu 20 Oktober 2021.

Baca juga: Tradisi Nyepi Segara Digelar Besok, Penyebrangan Menuju Nusa Penida Ditutup Sementara

Nyepi Segara dimulai pukul 06.00 Wita, hingga pukul 18.00 Wita.

Selama nyepi berlangsung, warga tidak diperkenankan melakukan berbagai aktivitas di laut dan pesisir pantai.

Termasuk penyeberangan dari Kusamba menuju Nusa Penida, dan sebaliknya juga akan ditutup.

Sehingga warga yang hendak menyeberang ke Nusa Penida, dapat melalui Pelabuhan Padang Bai, Karangasem maupun Pelabuhan di Sanur.

"Sebelum pelaksanaan Nyepi Segara ini, kami juga sudah koordinasi ke intansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan lainnya. Karena semua aktivitas di pesisir, termasuk penyeberangan akan ditutup sementara," jelasnya.

Menurutnya, selama ini laut adalah sumber kehidupan yang memberikan kelimpahan rezeki bagi masyarakat pesisir Kusamba.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved