Berita Badung

59 Pedagang Kaki Lima dan Warung  Kembali Dapatkan Bantuan Tunai dari Polres Badung

Polres Badung yang langsung dipimpin Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH kembali menyalurkan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH saat menyalurkan BTPKLW tahap III di aula Polres Badung pada Jumat 21 Oktober 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Polres Badung yang langsung dipimpin Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH kembali menyalurkan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) tahap III.

Kini ada sebanyak 59 orang yang menerima bantuan yang diserahkan langsung di Aula Mapolres Badung, Jalan Kebo Iwa No 1, Mengwi, Kabupaten Badung pada hari Jumat, 22 Oktober 2021.

Pedagang kaki lima dan warung  ini menerima bantuan masing-masing sebesar Rp1.200.000, sehingga total bantuan yang diserahkan sebanyak Rp70.800.000.

Baca juga: Realisasi Bantuan PKH di Badung Dipastikan Sudah 100 Persen

Pada tahap I dan II bantuan untuk BTPKLW itu sudah ada sebanyak 1.392 penerima.

Saat itu anggaran yang disalurkan untuk 1.392 orang yakni Rp1.670.400.000.

Dengan penyaluran bantuan ke III dipastikan dana yang disalurkan dari pemerintah telah mencapai 100% yakni Rp1.741.200.000.

Sementara data kuota penerima pun langsung dari Polda Bali sebanyak 1.451 orang.

Baca juga: Golkar Badung Dukung Giri Prasta Rebut Kursi Bali 1 di Pilkada 2024

Seusai penyaluran BTPKLW itu, Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH didampingi Wakapolres Kompol I Gede Eka Putra Astawa, SH, SIK mengatakan  telah menargetkan 3.500 orang penerima BTPKLW sesuai laporan dan pendataan yang dilakukan Bhabinkamtibmas.

Namun sebelumnya, Bhabinkamtibmas telah bekerja sama dengan aparat desa/kelurahan di masing-masing desa/kelurahan di wilayah hukum Polres Badung.

Baca juga: Dandim Badung Minta Warga Laporkan Apabila Ada Oknum Minta Bagian Terkait Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta

"Sesuai data dari bawah, ada sebanyak 3.500 yang ditargetkan, namun kuota penerimaan dari Polda Bali baru bisa direalisasikan 1.451 orang. Sehingga kami lakukan penyortiran hingga tepat sasaran," ungkapnya.

AKBP Leo menegaskan jika penyaluran bantuan tersebut dipastikan tepat sasaran. 

Dalam prosesnya, dipastikan tidak ada yang memalsukan identitas, bahkan bila ini terjadi tentu ada konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan.

"Kita harus bergerak cepat dan tepat sasaran. Sehingga masyarakat bisa terbantu saat pandemi ini," tegasnya.

Diharapkan dengan adanya Dana  BTPKLW ini, dapat digunakan untuk modal usaha dan tidak dibelanjakan untuk barang-barang konsumtif.

Baca juga: VIRAL Artis Pop Bali Ngaku Diusir Saat Berhenti di Pintu Masuk Puspem Badung,Begini Tanggapan Pemkab

Kendati demikian pihaknya meminta agar para penerima bantuan tetap melaksanakan prokes dengan baik dan benar.

"Meskipun pemerintah sudah mengumumkan bahwa Bali, melaksanakan PPKM Level -2 sesuai Inmendagri No 53 tahun 2021 disiplin protokol kesehatan (Prokes) jangan sampai di abaikan. Namun tetap melaksanakan Prokes dengan baik dan benar," ucap Mantan Kasat PJR Ditlantas Polda Bali itu.

Dijelaskan bantuan tersebut merupakan bantuan tunai oleh pemerintah pusat yang disalurkan oleh TNI/Polri.

Bahkan dalam penyalurannya dipastikan tepat sasaran untuk menumbuhkan pertumbuhan ekonomi melalui warung-warung maupun pedagang kaki lima. (*)

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved